Sanksi Komdis ke PSS Sleman Coreng Muka Ketum PSSI
Richard Andreas | 14 Agustus 2024 01:35
Bola.net - Save Our Soccer (SOS) bersuara keras soal hukuman yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada PSS Sleman untuk kasus match fixing yang melibatkan klub tersebut beberapa waktu lalu. Lembaga yang concern dengan perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia ini menilai bahwa hukuman tersebut justru mencoreng nama baik Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
"Keputusan Komdis yang tak berdasar ini secara tak langsung mencoreng nama baik Ketua Umum PSSI," kata Koordinator SOS, Akmal Marhali, kepada Bola.net.
"Apalagi, saat ini, ia sedang gencar menyuarakan pemberantasan pengaturan skor. Ini adalah kematian bagi penegakan hukum di lingkup football family," sambungnya
Sebelumnya, PSS Sleman mendapat sanksi pengurangan tiga poin di BRI Liga 1 2024/2025. Saat ini, mereka berada di dasar klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025, dengan raihan poin minus tiga.
Sanksi ini diterima PSS Sleman untuk kasus match fixing yang melibatkan manajemen klub tersebut pada enam tahun lalu. Skandal ini terjadi pada Liga 2, kontra Madura FC.
"Merujuk kepada Pasal 64 ayat 1, ayat 2, ayat 3 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, Klub PSS Sleman diberikan sanksi pengurangan point 3 (tiga) dan denda 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah) berlaku pada kompetisi BRI Liga 1 yang diselenggarakan pada periode 2024-2025," demikian penjelasan dalam salinan Keputusan Komite Disiplin PSSI, dilansir dari laman resmi PT LIB.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Minta Erick Thohir Reformasi Komite Disiplin
Lebih lanjut, Akmal pun berharap agar Erick Thohir turun tangan. Menurut mantan wartawan olahraga ini, Ketua Umum PSSI ini harus mereformasi Komdis PSSI.
"Ketua Umum PSSI harus turun tangan mereformasi Komdis," tegas Akmal.
"Ia harus menurunkan Komite Etik untuk menginvestigasi putusan aneh Komdis. Jatuhkan sanksi apabila ditemukan ada pelanggaran etik," ia menandaskan.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




