Sartono Terima Kekalahan Dari Arema Dengan Lapang Dada
Editor Bolanet | 30 Juni 2012 21:56
- Kekalahan dari Arema Indonesia diterima Sartono Anwar dengan lapang dada. Arsitek Persijap Jepara ini secara kesatria mengakui anak asuhnya kalah kelas dari Singo Edan.
Menurut Sartono, dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara ini, anak asuhnya sudah berusaha maksimal untuk menahan gempuran demi gempuran pemain tim tamu. Usaha mereka patut kita acungi jempol. Semua pemain sudah bekerja keras, ungkap Sartono dalam sesi konferensi pers pasca laga. Namun, saya menilai untuk pertandingan ball possession kita kalah. Maaf di pertandingan ini kita tidak bisa mengubah posisi Persijap.
Sementara, mengenai gol Andrew Barisic di detik-detik akhir pertandingan, Sartono menilai bahwa gol ini karena penyerang Arema ini tak terkawal. Selain karena skill-nya bagus, para pemain kita sudah kelelahan. Fisik kita banyak mengalami penurunan di babak kedua, tutur mantan pelatih Persibo Bojonegoro itu.
Sementara itu, menurut Pelatih Arema, Dejan Antonic, kemenangan anak asuhnya tidak diraih dengan mudah. Bahkan, mereka harus menanti sampai injury time sebelum bisa membobol gawang Persijap.
Ini merupakan pertandingan yang cukup berat bagi Arema. Kita baru saja menjalani dua kali pertandingan tandang. Karena itu, kita tidak banyak memiliki waktu untuk beristirahat, tutur pelatih asal Serbia ini.
Namun demikian Dejan mengakui bahwa ini merupakan laga yang menarik. Ini merupakan sebuah pertandingan fair. Kita senang melihat dua tim bermain apik. Mereka main tanpa beban, tandas Dejan. (den/mac)
Menurut Sartono, dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara ini, anak asuhnya sudah berusaha maksimal untuk menahan gempuran demi gempuran pemain tim tamu. Usaha mereka patut kita acungi jempol. Semua pemain sudah bekerja keras, ungkap Sartono dalam sesi konferensi pers pasca laga. Namun, saya menilai untuk pertandingan ball possession kita kalah. Maaf di pertandingan ini kita tidak bisa mengubah posisi Persijap.
Sementara, mengenai gol Andrew Barisic di detik-detik akhir pertandingan, Sartono menilai bahwa gol ini karena penyerang Arema ini tak terkawal. Selain karena skill-nya bagus, para pemain kita sudah kelelahan. Fisik kita banyak mengalami penurunan di babak kedua, tutur mantan pelatih Persibo Bojonegoro itu.
Sementara itu, menurut Pelatih Arema, Dejan Antonic, kemenangan anak asuhnya tidak diraih dengan mudah. Bahkan, mereka harus menanti sampai injury time sebelum bisa membobol gawang Persijap.
Ini merupakan pertandingan yang cukup berat bagi Arema. Kita baru saja menjalani dua kali pertandingan tandang. Karena itu, kita tidak banyak memiliki waktu untuk beristirahat, tutur pelatih asal Serbia ini.
Namun demikian Dejan mengakui bahwa ini merupakan laga yang menarik. Ini merupakan sebuah pertandingan fair. Kita senang melihat dua tim bermain apik. Mereka main tanpa beban, tandas Dejan. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persijap 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 15:09
LATEST UPDATE
-
RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
Liga Inggris 31 Juli 2026, 23:13
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Port FC 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:34
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs PSMS Medan 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:30
-
Link Streaming Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Tampines Rovers
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 19:46
-
Mitchell Baker Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:31
-
Man of the Match Timor Leste vs Indonesia: Shayne Pattynama
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16














