Satlak Prima Enggan Paksakan Cabor Sepakbola ke Asian Games 2014
Editor Bolanet | 22 Januari 2014 09:14
- Keberangkatan cabang olahraga (cabor) sepak bola ke ajang Asian Games 2014, memang terbilang masih belum jelas.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), baru memberikan restu sebatas lisan.
Sedangkan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), justru berharap cabor sepak bola tidak memaksakan kehendak.
Ketua Umum Satlak Prima, , menerangkan jika banyak hal yang harus menjadi bahan pertimbangan. Misalnya saja perkembangan dari pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-23 sejak bulan Februari hingga Agustus 2013.
Cabor sepak bola masih dipantau selama uji coba dan TC. Kalau berkembang dengan bagus, tentu berpeluang untuk dikirim. Namun kalau tidak, jangan dipaksakan. Semua dikirim dalam bentuk kontingen, kata Suwarno.
Jika prestasinya jelek, tidak bisa dipaksakan. Itu artinya, kami tidak menyiapkan kontingen yang terbaik, tegasnya.
Dikatakannya lagi, sejauh ini terdapat 10 cabor yang belum memasukkan data untuk mengikuti ajang empat tahunan di Asia tersebut. Tentunya, termasuk cabor sepak bola.
Sementara cabor lainnya, yakni atletik, layar, karate, gulat, wushu, anggar, tinju, basket, tenis dan soft tennis. Cabor-cabor tersebut, kami tunggu hingga tanggal 24 Januari. Kalau belum juga melapor ke tim seleksi, pasti ditinggal. Setelah itu, pada tanggal 27, nama-nama cabor dan atlet sudah masuk ke Ketua KONI (Tono Suratman), tuntasnya. [initial]
(esa/pra)
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), baru memberikan restu sebatas lisan.
Sedangkan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), justru berharap cabor sepak bola tidak memaksakan kehendak.
Ketua Umum Satlak Prima, , menerangkan jika banyak hal yang harus menjadi bahan pertimbangan. Misalnya saja perkembangan dari pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-23 sejak bulan Februari hingga Agustus 2013.
Cabor sepak bola masih dipantau selama uji coba dan TC. Kalau berkembang dengan bagus, tentu berpeluang untuk dikirim. Namun kalau tidak, jangan dipaksakan. Semua dikirim dalam bentuk kontingen, kata Suwarno.
Jika prestasinya jelek, tidak bisa dipaksakan. Itu artinya, kami tidak menyiapkan kontingen yang terbaik, tegasnya.
Dikatakannya lagi, sejauh ini terdapat 10 cabor yang belum memasukkan data untuk mengikuti ajang empat tahunan di Asia tersebut. Tentunya, termasuk cabor sepak bola.
Sementara cabor lainnya, yakni atletik, layar, karate, gulat, wushu, anggar, tinju, basket, tenis dan soft tennis. Cabor-cabor tersebut, kami tunggu hingga tanggal 24 Januari. Kalau belum juga melapor ke tim seleksi, pasti ditinggal. Setelah itu, pada tanggal 27, nama-nama cabor dan atlet sudah masuk ke Ketua KONI (Tono Suratman), tuntasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
PSSI Ingin Perbaiki Peringkat di Asian Games 2014
PSSI Optimis Timnas U-23 Berbicara Banyak di Asian Games 2014
Inilah Dua Kandidat Pelatih Timnas U-23
Roy Suryo: Bila PSSI Sediakan Dana Untuk Timnas, Saya Terima Kasih
KOI Restui Cabor Sepakbola Putra ke Asian Games 2014
Aji Santoso Berharap Timnas U-23 Tampil di Asian Games 2014
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








