Semen Padang Dukung ISL Format Dua Wilayah
Editor Bolanet | 27 Desember 2013 15:43
- PSSI sudah menetapkan bahwa kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014 mendatang akan dilaksanakan dengan menggunakan format dua wilayah.
Ketua Umum Semen Padang, Erizal Anwar, menuturkan jika hal tersebut akan mengurangi biaya yang dikeluarkan klub. Bahkan, Erizal berharap kompetisi dengan dua wilayah dapat dilakukan hingga seluruh klub siap dengan sistem satu wilayah.
Sejak awal, saya sudah menyarankan kepada PT Liga Indonesia untuk menggelar kompetisi menjadi dua wilayah. Jika sepak bola sudah menjadi industri yang maju dan klub semakin sehat dari sisi keuangan serta mapan, baru bisa dibuat kompetisi dengan satu wilayah, katanya.
Pada ISL musim depan, juga sudah dipastikan diikuti sebanyak 22 klub. Kemudian, dibagi dalam dua wilayah. Sehingga, satu wilayah hanya diisi 11 klub.
Dengan begitu, jatah klub untuk bertanding tentu sedikit sekali. Berbeda jika jumlah peserta kompetisi ada 36 klub, maka tiap wilayah diisi 18 klub. Alhasil, jumlah pertandingan yang dijalani akan lebih banyak, tukasnya.
Dengan jumlah klub lebih banyak, persaingan semakin baik. Pasalnya, klub memiliki kesempatan bertanding lebih banyak. Karena itu, seluruh klub harus benar-benar memanfaatkan setiap pertandingan dengan sebaik mungkin. Sebab, kami juga harus berusaha selalu mendapatkan poin, tegas Erizal. [initial]
(esa/pra)
Ketua Umum Semen Padang, Erizal Anwar, menuturkan jika hal tersebut akan mengurangi biaya yang dikeluarkan klub. Bahkan, Erizal berharap kompetisi dengan dua wilayah dapat dilakukan hingga seluruh klub siap dengan sistem satu wilayah.
Sejak awal, saya sudah menyarankan kepada PT Liga Indonesia untuk menggelar kompetisi menjadi dua wilayah. Jika sepak bola sudah menjadi industri yang maju dan klub semakin sehat dari sisi keuangan serta mapan, baru bisa dibuat kompetisi dengan satu wilayah, katanya.
Pada ISL musim depan, juga sudah dipastikan diikuti sebanyak 22 klub. Kemudian, dibagi dalam dua wilayah. Sehingga, satu wilayah hanya diisi 11 klub.
Dengan begitu, jatah klub untuk bertanding tentu sedikit sekali. Berbeda jika jumlah peserta kompetisi ada 36 klub, maka tiap wilayah diisi 18 klub. Alhasil, jumlah pertandingan yang dijalani akan lebih banyak, tukasnya.
Dengan jumlah klub lebih banyak, persaingan semakin baik. Pasalnya, klub memiliki kesempatan bertanding lebih banyak. Karena itu, seluruh klub harus benar-benar memanfaatkan setiap pertandingan dengan sebaik mungkin. Sebab, kami juga harus berusaha selalu mendapatkan poin, tegas Erizal. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Arema FC vs Semen Padang: Singo Edan Menang Telak 3-0 di Kanjuruhan
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 18:36
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Semen Padang 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 12:00
-
Prediksi Semen Padang vs Persita 8 Februari 2026
Bola Indonesia 7 Februari 2026, 17:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55













