Semen Padang Turut Berduka Atas Meninggalnya Choirul Huda
Ari Prayoga | 16 Oktober 2017 01:10
Bola.net - - Wafatnya Choirul Huda juga mendatangkan kesedihan bagi skuat Semen Padang. Kabau Sirah -julukan Semen Padang- mengaku bisa merasakan kehilangan yang diderita Persela Lamongan atas wafatnya kiper legendaris mereka tersebut.
Kami dan seluruh pemain sangat berduka dengan kejadian ini, ujar Manajer Semen Padang, Win Bernadino, pada .
Kami sesama pejuang sepakbola Indonesia. Apalagi, Huda merupakan legenda Persela Lamongan, sambungnya.
Win menyebut, usai laga, ia langsung menghampiri bench Persela Lamongan untuk mencari informasi dan mengungkapan rasa prihatin terkait kondisi Huda. Ia langsung berbincang dengan manajer Persela Lamongan, Yunan Achmadi.
Sebetulnya kami juga hendak menengok langsung ke rumah sakit. Namun, ini batal karena semua mobil panitia dipakai ke rumah sakit, tuturnya.
Sebelumnya, Choirul Huda menghembuskan nafas terakhir pada Minggu di RSUD dr Soegiri Lamongan. Pemain berusia 38 tahun ini ambruk tak sadarkan diri usai bertabrakan dengan rekan satu timnya, pada laga antara Persela Lamongan dan Semen Padang.
Begitu roboh di lapangan, Huda langsung mendapat bantuan tim medis. Bahkan, ia sempat mendapat bantuan oksigen sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun, takdir berkata lain. Kendati sudah mendapat pertolongan sedemikian rupa, nyawa. Huda tak tertolong. Legenda Persela ini menghembuskan nafas terakhir pada pukul 16.45 WIB.
Sementara itu, ucapan duka cita juga datang dari CEO PT Kabau Sirah Semen Padang, Iskandar Zulkarnain Lubis. Iskandar, mewakili manajemen Semen Padang, mengungkapkan duka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Huda. Ia berharap semangat Huda akan tetap lestari di sepakbola Indonesia.
Semoga semangat juang dan totalitasnya di lapangan hijau akan terus menginspirasi insan sepakbola Indonesia, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







