'Sepakbola Indonesia Memiliki Potensi Untuk Maju'
Editor Bolanet | 26 April 2013 20:40
- Kisruh dan karut marut sepakbola Indonesia tak menghalangi Slave Radovski untuk mengapungkan optimisme. Mantan pelatih Persema Malang ini yakin bahwa sepakbola Indonesia bakal bisa jauh lebih baik dari saat ini.
Bisa. Saya yakin sepakbola Indonesia bisa lebih baik dari ini. Indonesia punya banyak potensi. Saya tak bisa mengerti dengan potensi seperti ini Indonesia hanya berada di peringkat 170-an, ujar pelatih asal Makedonia ini.
Slave menyebut ada dua potensi besar yang dimiliki Indonesia. Pertama, menurut pemegang sertifikat kepelatihan dari UEFA ini, Indonesia memiliki banyak perusahaan besar. Mereka memiliki kepedulian terhadap sepakbola Indonesia.
Yang lain, anak-anak Indonesia memiliki potensi besar. Teknik dan koordinasi mereka sempurna. Mereka juga memiliki minat yang besar untuk bermain bola. Ketika di Eropa anak-anak sibuk menghabiskan waktunya dengan permainan elektronik dan gadget, di Indonesia anak-anak bermain sepakbola. Ini merupakan suatu potensi besar, tutur Slave.
Namun demikian, Slave menyebut bahwa, meski memiliki potensi itu, Indonesia tak bisa demikian saja menjadi negara maju di sepakbola. Banyak kerja keras yang harus dilakukan untuk memanfaatkan potensi tersebut.
Yang paling penting, stakeholder sepakbola Indonesia harus memiliki visi untuk memanfaatkan potensi ini. Saya tahu orang Indonesia tak keberatan untuk bekerja keras, tandas Slave. (den/dzi)
Bisa. Saya yakin sepakbola Indonesia bisa lebih baik dari ini. Indonesia punya banyak potensi. Saya tak bisa mengerti dengan potensi seperti ini Indonesia hanya berada di peringkat 170-an, ujar pelatih asal Makedonia ini.
Slave menyebut ada dua potensi besar yang dimiliki Indonesia. Pertama, menurut pemegang sertifikat kepelatihan dari UEFA ini, Indonesia memiliki banyak perusahaan besar. Mereka memiliki kepedulian terhadap sepakbola Indonesia.
Yang lain, anak-anak Indonesia memiliki potensi besar. Teknik dan koordinasi mereka sempurna. Mereka juga memiliki minat yang besar untuk bermain bola. Ketika di Eropa anak-anak sibuk menghabiskan waktunya dengan permainan elektronik dan gadget, di Indonesia anak-anak bermain sepakbola. Ini merupakan suatu potensi besar, tutur Slave.
Namun demikian, Slave menyebut bahwa, meski memiliki potensi itu, Indonesia tak bisa demikian saja menjadi negara maju di sepakbola. Banyak kerja keras yang harus dilakukan untuk memanfaatkan potensi tersebut.
Yang paling penting, stakeholder sepakbola Indonesia harus memiliki visi untuk memanfaatkan potensi ini. Saya tahu orang Indonesia tak keberatan untuk bekerja keras, tandas Slave. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terancam Tanpa Pemain ISL, Tim PON Jatim Pusing
Bola Indonesia 12 Februari 2016, 13:31
-
Gantikan ISL, Indonesia Super Competition Akan Digelar
Bola Indonesia 16 Januari 2016, 19:00
-
La Nyalla Hadiri Pertemuan PT Liga Dengan Klub ISL
Bola Indonesia 16 Januari 2016, 17:44
-
Sukses Gelar Piala Presiden, Saatnya Mahaka Jadi Operator Liga?
Editorial 21 Oktober 2015, 11:59
-
Fatamorgana Sepakbola Indonesia
Editorial 15 Oktober 2015, 15:50
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










