Shopee Liga 1: 4 Alasan PSM Makassar Pantas Jadi Salah Satu Unggulan
Gia Yuda Pradana | 6 Juli 2019 12:31
Bola.net - PSM Makassar pantas dianggap sebagai salah satu tim unggulan di Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar. Ada setidaknya empat alasan untuk mendukung asumsi tersebut.
PSM saat ini memang masih berada di peringkat delapan dengan koleksi tujuh poin, tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen Bali United. Namun perlu diingat bahwa PSM baru memainkan empat pertandingan, sedangkan Bali United sudah melakoni enam laga.
PSM mengumpulkan tujuh poin dari empat pertandingan, yang merupakan hasil dua kali menang serta masing-masing sekali imbang dan kalah.
PSM mengawali kiprah di Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar dengan kemenangan beruntun atas Semen Padang (1-0) dan Perseru Badak Lampung (4-0). Setelah itu, mereka imbang 0-0 di kandang Tira Persikabo dan kalah 0-2 di markas Madura United.
PSM merupakan salah satu tim yang konsisten sejak awal era Liga 1. Pada 2017, tim berjulukan Pasukan Ramang ini mengakhiri musim di peringkat ketiga.
Musim ini, PSM siap berusaha meraih prestasi terbaik di Liga 1. Langkah awalnya pun sudah terbilang cukup menjanjikan.
Scroll terus ke bawah.
Konsistensi

Di setiap musimnya sejak 2017, performa PSM sangat konsisten. Buktinya, peringkat Pasukan Ramang selalu membaik.
Namun peta persaingan di musim ini sedikit bergerak. Juara bertahan Persija Jakarta masih terpuruk di papan bawah. Saingan terberat PSM adalah Bali United.
Sejauh ini, Bali United berada di puncak klasemen dengan mengemas lima kemenangan dan satu kali hasil imbang. Pasukan Ramang juga perlu mewaspadai Madura United dan Tira Persikabo, yang masih belum terkalahkan di musim ini.
Pergantian Pelatih

PSM dikagetkan dengan keputusan Robert Rene Alberts dari kursi kepelatihan pada awal tahun ini. Arsitek asal Belanda itu adalah juru taktik yang membuat Pasukan Ramang kembali bertaji pada dua musim terakhir.
Sebagai pengganti Robert, PSM menetapkan Darije Kalezic, arsitek berkebangsaan Bosnia-Herzegovina namun sarat pengalaman melatih di Belanda. Kalezic hadir tanpa banyak mengubah materi pemain lokal dan asing PSM.
Kalezic tidak membutuhkan waktu lama beradaptasi. Pasukan Ramang mampu dibawanya melaju hingga babak semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2019.
Komposisi Pemain Asing Menjanjikan

PSM hanya mempertahankan dua pemain asingnya pada musim lalu. Keduanya adalah duo Belanda, Marc Anthony Klok dan Wiljan Pluim.
Untuk melengkapi keduanya, Pasukan Ramang mendatangkan Aaron Evans (Australia) dan Eero Markkanen (Finlandia).
Pada musim lalu, Evans memperkuat Barito Putera. Adapun, Markkanen pernah membela Real Madrid B di Spanyol.
Sejauh ini, Markkanen telah membukukan lima gol bagi PSM di Piala Indonesia. Namun di Liga 1, bomber berusia 28 tahun itu masih nihil gol.
Pluim Jadi Kunci

Wiljan Pluim adalah salah satu pemain asing terbaik di Liga 1. Bergabung pada pertengahan 2016, gelandang asal Belanda itu adalah nyawa permainan Pasukan Ramang.
Pluim berperan sebagai jenderal lapangan tengah PSM. Tugasnya adalah mengatur permainan. Ia ahlinya dalam menggiring serta mengolah bola.
Sejak musim ini, Pluim didapuk sebagai kapten PSM. Menarik menanti kepemimpinan jebolan Eredivisie ini untuk mengakhiri penantian 19 tahun Pasukan Ramang menjadi yang terbaik di Indonesia.
Pluim telah 75 kali bermain untuk PSM. Pemain berusia 30 tahun itu memberi kontribusi berupa 20 gol dan 23 assists.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




