Soal Klub ISL Bermasalah, Ini Kata Joko Driyono
Editor Bolanet | 23 Juli 2014 15:12
- Keterlambatan klub membayarkan gaji pemain dan tim pelatih, masih terjadi di pentas kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Dampaknya, terdapat beberapa klub yang kesulitan membujuk para pemainnya untuk menjalani latihan. Persijap Jepara bahkan belum berlatih akibat belum menunggak gaji pemain selama 3,5 bulan.
Khusus Persijap, Senin (21/7) malam, kami sudah bertemu. Boleh dibilang, kami memanggil CEO Persijap. InsyaAllah, ada progres bagaimana Persijap bisa menyelesaikan kompetisi, minggu ini, ungkap CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.
Lebih lanjut, Jokdri menyatakan ia percaya bahwa para klub ISL yang bermasalah finansial tersebut bisa menyelesaikan kewajibannya. Bahkan, menyelesaikan kompetisi dengan baik.
Kalau Persiba Bantul, kami tidak mendapat perkembangan terbaru. Kami hanya monitor dari media. Kami juga punya keyakinan bahwa akan ada jalan keluarnya, tambahnya.
Jokdri menambahkan bahwa klub sudah mengetahui konsekuensi jika melanggar hal tersebut. Yakni, ada hukuman yang akan diberikan bila klub tidak bertanding sesuai jadwal.
Tentu akan dijalankan regulasinya. Yang boleh hukum itu, yaitu pengawas pertandingan dan Komisi Disiplin. Jika klub mundur di tengah kompetisi maka nilai pertandingan di putaran pertama dianggap tidak ada. Itu untuk konteks pertandingan, paparnya.
Sedangkan konteks hukuman kepada klub bersangkutan, itu wewenang Komdis (Komisi Disiplin), pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Dampaknya, terdapat beberapa klub yang kesulitan membujuk para pemainnya untuk menjalani latihan. Persijap Jepara bahkan belum berlatih akibat belum menunggak gaji pemain selama 3,5 bulan.
Khusus Persijap, Senin (21/7) malam, kami sudah bertemu. Boleh dibilang, kami memanggil CEO Persijap. InsyaAllah, ada progres bagaimana Persijap bisa menyelesaikan kompetisi, minggu ini, ungkap CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.
Lebih lanjut, Jokdri menyatakan ia percaya bahwa para klub ISL yang bermasalah finansial tersebut bisa menyelesaikan kewajibannya. Bahkan, menyelesaikan kompetisi dengan baik.
Kalau Persiba Bantul, kami tidak mendapat perkembangan terbaru. Kami hanya monitor dari media. Kami juga punya keyakinan bahwa akan ada jalan keluarnya, tambahnya.
Jokdri menambahkan bahwa klub sudah mengetahui konsekuensi jika melanggar hal tersebut. Yakni, ada hukuman yang akan diberikan bila klub tidak bertanding sesuai jadwal.
Tentu akan dijalankan regulasinya. Yang boleh hukum itu, yaitu pengawas pertandingan dan Komisi Disiplin. Jika klub mundur di tengah kompetisi maka nilai pertandingan di putaran pertama dianggap tidak ada. Itu untuk konteks pertandingan, paparnya.
Sedangkan konteks hukuman kepada klub bersangkutan, itu wewenang Komdis (Komisi Disiplin), pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persijap 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 15:09
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 17 Juni 2026, 17:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Maroko 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 17:21
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 16:59
-
Catatan Menarik Austria vs Yordania: Arnautovic Cetak Sejarah
Piala Dunia 17 Juni 2026, 15:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














