Soler Terkendala KITAS, Jusmadi Mundur
Editor Bolanet | 13 Mei 2013 20:20
- Krisis pemain belum juga mau beranjak pergi dari Persebaya Surabaya. Kini mereka terancam kehilangan lagi dua pemainnya, yakni Fernando Soler dan Jusmadi.
Masa berlaku Kartu Ijin Tinggal Sementara (KITAS) Soler telah habis sejak awal Mei lalu. Upaya pemain Argentina untuk memperpanjangnya harus terkendala kontrak pemain.
Izin saya ke Indonesia kerja. Tapi bagaimana saya bisa perpanjang itu, kalau tidak ada kontrak. Apa saya harus pakai visa turis? keluh Soler Senin (13/5).
Menurutnya, hingga saat ini dirinya belum menerima ataupun menandatangani kontrak dari PT Pengelola Persebaya Indonesia. Keinginan pemain Persebaya agar mereka mendapat kontrak permanen ternyata sampai saat ini belum ada. Gaji cuma 50 persen, tidak ada kontrak. Entahlah, saya pusing sekarang, katanya.
Pelatih Ibnu Grahan mengakui dirinya tidak bisa banyak membantu mengurus KITAS Soler. Sebab, kali ini berbeda dengan era CEO Gede Widiade lalu yang mana dirinya dipercaya merangkap menjadi manager coach. Saat pak Gede, meskipun saya pelatih, saya diberi uang operasional untuk mengatasi masalah-masalah seperti ini, ujarnya.
Ibnu menambahkan terkait Jusmadi. Menurutnya, pemain yang sempat kembali memperkuat Persebaya itu kini tengah mengajukan mundur karena masalah pribadi. Dia ingin mundur, penyebabnya apa saya belum tahu. Ditawar klub lain, gaji Persebaya atau lainnya, saya belum tahu, pungkasnya. (fjr/dzi)
Masa berlaku Kartu Ijin Tinggal Sementara (KITAS) Soler telah habis sejak awal Mei lalu. Upaya pemain Argentina untuk memperpanjangnya harus terkendala kontrak pemain.
Izin saya ke Indonesia kerja. Tapi bagaimana saya bisa perpanjang itu, kalau tidak ada kontrak. Apa saya harus pakai visa turis? keluh Soler Senin (13/5).
Menurutnya, hingga saat ini dirinya belum menerima ataupun menandatangani kontrak dari PT Pengelola Persebaya Indonesia. Keinginan pemain Persebaya agar mereka mendapat kontrak permanen ternyata sampai saat ini belum ada. Gaji cuma 50 persen, tidak ada kontrak. Entahlah, saya pusing sekarang, katanya.
Pelatih Ibnu Grahan mengakui dirinya tidak bisa banyak membantu mengurus KITAS Soler. Sebab, kali ini berbeda dengan era CEO Gede Widiade lalu yang mana dirinya dipercaya merangkap menjadi manager coach. Saat pak Gede, meskipun saya pelatih, saya diberi uang operasional untuk mengatasi masalah-masalah seperti ini, ujarnya.
Ibnu menambahkan terkait Jusmadi. Menurutnya, pemain yang sempat kembali memperkuat Persebaya itu kini tengah mengajukan mundur karena masalah pribadi. Dia ingin mundur, penyebabnya apa saya belum tahu. Ditawar klub lain, gaji Persebaya atau lainnya, saya belum tahu, pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Menu Latihan Persib Bandung Jelang Hadapi Sriwijaya FC
Bola Indonesia 29 Maret 2018, 15:30
-
Persib Bandung Sudah Move On dari Kekecewaan di Laga Perdana
Bola Indonesia 29 Maret 2018, 14:51
-
Jonathan Bauman Tak Sabar Ingin Debut bersama Persib Bandung
Bola Indonesia 28 Maret 2018, 16:00
-
Persib Bandung Tanpa Mario Gomez di Laga Perdana Lawan PS Tira
Bola Indonesia 26 Maret 2018, 12:31
-
Persib Seleksi Pemain untuk Gelandang Bertahan
Bola Indonesia 26 Maret 2018, 11:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38















