Sriwijaya FC: Manahan Pilihan Terbaik
Editor Bolanet | 9 Oktober 2015 19:25
- Manajemen Sriwijaya FC menegaskan bahwa pemilihan Stadion Manahan, Solo, sebagai venue melawan Arema Cronus dalam putaran kedua Presiden (11/10) adalah pilihan terbaik.
Sekretaris Tim SFC, Ahmad Haris, menuturkan jika pemilihan Stadion Manahan terkait dengan kondisi luar biasa bencana kabut asap di Palembang. Bahkan, pihaknya merujuk pada surat rekomendasi promotor Piala Presiden terkait pelarangan menggelar pertandingan di Palembang akibat kabut asap tersebut.
Untuk pemilihan stadion banyak alternatif seperti Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, setelah dipertimbangkan akhirnya manajemen memutuskan di Manahan, Solo, tuturnya.
Ditambahkannya lagi, Stadion Manahan Solo dipandang lebih cocok jika dibandingkan di Bandung dan Jakarta. Bandung juga menggelar ajang semifinal, dikhawatirkan akan membuat panitia di sana kerepotan. Sementara di Jakarta, agak berat karena pengajuan izin bertanding di Stadion Gelora Bung Karno paling tidak butuh dua pekan, imbuhnya.
Sementara di Stadion Manahan Solo, klub hanya dihadapkan persoalan dukungan suporter karena jarak antara Malang dengan Solo relatif dekat. Ini tentu memudahkan para pendukung Arema Cronus untuk menyerbu Stadion Manahan.
Sebenarnya ini suatu kerugian karena Sriwijaya FC tidak main di hadapan pendukung sendiri, tapi mau bagaimana lagi situasi sedang force majeure, lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana pertandingan SFC, Augie Bunyamin, mengatakan, telah melayangkan surat untuk menunjuk Panpel Pertandingan Persis Solo sebagai pelaksana pertandingan semifinal.
Sebelumnya, promotor Piala Presiden menyatakan pembatalan laga di Palembang setelah mendalami rekomendasi BLH dan BMKG terkait kualitas udara akibat kabut asap kebakaran lahan dan hutan. [initial]
(esa/asa)
Sekretaris Tim SFC, Ahmad Haris, menuturkan jika pemilihan Stadion Manahan terkait dengan kondisi luar biasa bencana kabut asap di Palembang. Bahkan, pihaknya merujuk pada surat rekomendasi promotor Piala Presiden terkait pelarangan menggelar pertandingan di Palembang akibat kabut asap tersebut.
Untuk pemilihan stadion banyak alternatif seperti Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, setelah dipertimbangkan akhirnya manajemen memutuskan di Manahan, Solo, tuturnya.
Ditambahkannya lagi, Stadion Manahan Solo dipandang lebih cocok jika dibandingkan di Bandung dan Jakarta. Bandung juga menggelar ajang semifinal, dikhawatirkan akan membuat panitia di sana kerepotan. Sementara di Jakarta, agak berat karena pengajuan izin bertanding di Stadion Gelora Bung Karno paling tidak butuh dua pekan, imbuhnya.
Sementara di Stadion Manahan Solo, klub hanya dihadapkan persoalan dukungan suporter karena jarak antara Malang dengan Solo relatif dekat. Ini tentu memudahkan para pendukung Arema Cronus untuk menyerbu Stadion Manahan.
Sebenarnya ini suatu kerugian karena Sriwijaya FC tidak main di hadapan pendukung sendiri, tapi mau bagaimana lagi situasi sedang force majeure, lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana pertandingan SFC, Augie Bunyamin, mengatakan, telah melayangkan surat untuk menunjuk Panpel Pertandingan Persis Solo sebagai pelaksana pertandingan semifinal.
Sebelumnya, promotor Piala Presiden menyatakan pembatalan laga di Palembang setelah mendalami rekomendasi BLH dan BMKG terkait kualitas udara akibat kabut asap kebakaran lahan dan hutan. [initial]
Baca Juga:
Panitia cetak 22 Ribu Tiket Pertandingan Sriwijaya FC vs Arema Cronus
Mitra Kukar Janjikan Kejutan di Bandung
Usai Piala Presiden, BOPI Dorong Penyelenggaraan Turnamen-Turnamen Sepakbola
Prediksi Persib Bandung vs Mitra Kukar 10 Oktober 2015
Kehadiran Bobotoh Bikin Mitra Kukar Semangat
Mitra Kukar: Persib Bagus, Tapi Tetap Punya Kelemahan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
1 Dekade Piala Presiden 2025: Datang Bersih, Pulang Bersih
Bola Indonesia 15 Juli 2025, 21:33
-
Piala Presiden 2025: Wajah Dunia, Hati Indonesia
Bola Indonesia 15 Juli 2025, 16:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
-
Tempat Menonton Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 05:30
-
Akhir Pekan Bersama Edwin van der Sar di Jakarta, Berbagi Cerita dan Ilmu
Lain Lain 30 Juni 2026, 05:00
-
Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:11
-
Hasil Brasil vs Jepang: Dramatis! Selecao Epic Comeback di Injury Time!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:03
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






