Sudutkan PSSI, Kadir dan Ryan Dapat Sanksi 200 Juta
Editor Bolanet | 13 Februari 2014 06:03
- Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Hinca Pandjaitan, menjabarkan secara rinci terkait pelanggaran yang dilakukan Kadir Halid dan Pengurus klub Makassar United Ryan Latif.
Keduanya sama-sama sudah dijatuhi sanksi untuk membayar denda materiil sebesar 200 juta rupiah. Sanksi itu dijatuhkan usai Komdis PSSI menggelar sidang di Jakarta, Rabu (12/2). Denda tersebut wajib dibayarkan paling lambat tanggal 12 Maret 2014.
Hinca menuturkan bahwa Kadir Halid telah bertingkah laku buruk kepada anggota-anggota Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Selatan dan PSSI karena melakukan pemalsuan dokumen Pedoman Dasar Pengurus Provinsi Sulawesi Selatan yang digunakan dalam Musprov Sulsel. Kemudian, Kadir juga mempublikasikan pernyataan yang mendiskreditkan PSSI melalui media massa elektronik.
Ryan Latif rupanya setali tiga uang dengan Kadir. Ia dianggap bertingkah buruk terhadap PSSI karena telah mempublikasikan pernyataan yang mendiskreditkan PSSI melalui media massa elektronik.
Kadir Halid dan Ryan Latif telah melakukan perbuatan yang tidak patut dilakukan. Mereka tidak mengindahkan sikap sportif, respect dan fair seperti yang saya jelaskan diatas. Hal itu tentunya melanggar Pasal 61 ayat (1) dan ayat (3) JO pasal 53 ayat (2) JO pasal 144 Kode Disiplin PSSI 2014, ujar Hinca.
Selain itu, keduanya pun di larangan beraktivitas di lingkungan PSSI selama 12 bulan, terhitung sejak 12 Februari 2014. Lalu jangan lupa, denda materiilnya harus dibayarkan paling lambat tanggal 12 Maret 2014, pungkasnya. (esa/hsw)
Keduanya sama-sama sudah dijatuhi sanksi untuk membayar denda materiil sebesar 200 juta rupiah. Sanksi itu dijatuhkan usai Komdis PSSI menggelar sidang di Jakarta, Rabu (12/2). Denda tersebut wajib dibayarkan paling lambat tanggal 12 Maret 2014.
Hinca menuturkan bahwa Kadir Halid telah bertingkah laku buruk kepada anggota-anggota Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Selatan dan PSSI karena melakukan pemalsuan dokumen Pedoman Dasar Pengurus Provinsi Sulawesi Selatan yang digunakan dalam Musprov Sulsel. Kemudian, Kadir juga mempublikasikan pernyataan yang mendiskreditkan PSSI melalui media massa elektronik.
Ryan Latif rupanya setali tiga uang dengan Kadir. Ia dianggap bertingkah buruk terhadap PSSI karena telah mempublikasikan pernyataan yang mendiskreditkan PSSI melalui media massa elektronik.
Kadir Halid dan Ryan Latif telah melakukan perbuatan yang tidak patut dilakukan. Mereka tidak mengindahkan sikap sportif, respect dan fair seperti yang saya jelaskan diatas. Hal itu tentunya melanggar Pasal 61 ayat (1) dan ayat (3) JO pasal 53 ayat (2) JO pasal 144 Kode Disiplin PSSI 2014, ujar Hinca.
Selain itu, keduanya pun di larangan beraktivitas di lingkungan PSSI selama 12 bulan, terhitung sejak 12 Februari 2014. Lalu jangan lupa, denda materiilnya harus dibayarkan paling lambat tanggal 12 Maret 2014, pungkasnya. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Makassar Tuan Rumah Kongres PSSI 17 Oktober
Bola Indonesia 11 Agustus 2016, 17:06
-
Nasib Persebaya Ditentukan di Kongres 17 Oktober
Bola Indonesia 3 Agustus 2016, 16:50 -
Kongres Pemilihan Ketum PSSI Diputuskan 17 Oktober
Bola Indonesia 3 Agustus 2016, 14:23 -
82 Voters Setujui Hinca Pandjaitan Jadi Acting Presiden PSSI
Bola Indonesia 3 Agustus 2016, 13:18 -
FIFA Kirim Enam Agenda KLB PSSI
Bola Indonesia 29 Juni 2016, 19:06
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Genoa vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Maret 2026, 17:00
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34












