Suharno: Arema Lebih Baik Dari Barito
Editor Bolanet | 21 Februari 2014 23:28
- Kemenangan Arema Cronus atas tamunya Barito Putera, di lanjutan Indonesia Super League 2014, Jumat (21/02), disambut gembira Suharno. Pelatih Arema ini mengaku senang karena Barito Putra adalah tim yang selalu menyulitkan anak asuhnya.
Di pertandingan ini kita main lepas. Akhirnya kita mendapat hasil yang paling penting, yaitu kemenangan, ujar Suharno, dalam konferensi pers, usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan tersebut.
Kita senang dengan kemenangan ini, karena Barito biasanya menyulitkan kita. Kemenangan ini berarti kita lebih baik dari mereka, imbuhnya.
Sebelumnya, menghadapi Barito Putra, Arema sempat kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Bakantan Hamuk, julukan Barito. Namun, usai tim tamu kehilangan Abanda Herman, Arema berhasil memetik kemenangan dua gol tanpa balas. Dua gol Arema dicetak Ahmad Bustomi dan Samsul Arif.
Sementara, Suharno mengaku sempat mengubah taktik di awal pertandingan untuk membobol gawang Barito. Perubahan ini ditandai keluarnya Juan Revi Auriqto dan masuknya Irsyad Maulana.
Mulanya kita main 4-4-2. Setelah lawan kehilangan seorang pemainnya, kita ubah ke 4-2-4. Ini untuk membongkar pertahanan mereka, tandasnya. (den/dzi)
Di pertandingan ini kita main lepas. Akhirnya kita mendapat hasil yang paling penting, yaitu kemenangan, ujar Suharno, dalam konferensi pers, usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan tersebut.
Kita senang dengan kemenangan ini, karena Barito biasanya menyulitkan kita. Kemenangan ini berarti kita lebih baik dari mereka, imbuhnya.
Sebelumnya, menghadapi Barito Putra, Arema sempat kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Bakantan Hamuk, julukan Barito. Namun, usai tim tamu kehilangan Abanda Herman, Arema berhasil memetik kemenangan dua gol tanpa balas. Dua gol Arema dicetak Ahmad Bustomi dan Samsul Arif.
Sementara, Suharno mengaku sempat mengubah taktik di awal pertandingan untuk membobol gawang Barito. Perubahan ini ditandai keluarnya Juan Revi Auriqto dan masuknya Irsyad Maulana.
Mulanya kita main 4-4-2. Setelah lawan kehilangan seorang pemainnya, kita ubah ke 4-2-4. Ini untuk membongkar pertahanan mereka, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skenario Barito Putera Selamat dari Degradasi BRI Liga 1 2024/2025
Bola Indonesia 14 Mei 2025, 22:37
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















