Suporter Titip Pesan ke PSSI, Berharap Liga 2 Berjalan Lancar Tanpa Intrik dan Tahun Politik
Gia Yuda Pradana | 11 September 2023 11:17
Bola.net - Gong Liga 2 2023/2024 telah dibunyikan. Kompetisi kasta kedua sepak bola di Indonesia itu kembali digelar setelah mati suri pada musim lalu pasca-Tragedi Kanjuruhan.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutar Liga 2 dengan diikuti 28 tim yang dibagi ke empat grup. Ada babak pendahuluan, 12 besar, play-off degradasi, semifinal, dan final.
Liga 2 sudah dimulai pada Minggu (10/9). Partai Persela Lamongan versus Persijap Jepara di Stadion Surabaya, Lamongan, menjadi pertunjukkan pembuka.
Persela tidak menyia-nyiakan status sebagai tuan rumah. Laskar Joko Tingkir mampu mengalahkan Persijap 2-0 lewat gol Silvio Escobar (43') dan Jonathan Ward Campbell (54').
Pesan Buat PSSI

Suporter berharap Liga 2 dapat berjalan lancar tidak seperti tahun lalu, apalagi tahun depan akan memasuki tahun politik atau Pemilihan Umum (Pemilu).
"Jujur saja, sampai saat ini, saya pribadi masih harap-harap cemas. Ini tahun politik. Sudah barang tentu banyak rintangan buat kompetisi. Semoga Liga 2 bisa berjalan lancar hingga tuntas tanpa kendala," ujar pentolan LA Mania selaku suporter Persela, Saptoyo Nugroho.
"Kami berkomitmen mendukung regulasi soal pelarangan suporter bertandang ke markas lawan dengan alasan keamanan. Kami hanya titip pesan PSSI atau LIB bersikap tegas ke semuanya, tanpa pandang bulu."
"Saya berharap, Liga 2 berjalan lancar sesuai harapan kita bersama, baik dari pihak PSSI maupun klub-klub pesertanya. Buat Persela, saya titip pesan, tunjukkan semangat bahwa dari kota kecil akan lahir tim hebat dengan kebersamaan," tambahnya.
Dukung Regulasi Pemain Asing

Presiden Brajamusti sebagai pendukung PSIM Yogyakarta, Muslich Burhanuddin, antusias dengan dimulainya Liga 2. Ia menilai, adanya aturan pemain asing membuat kompetisi dapat berlangsung lebih seru.
"Kehadiran sponsor membuat kompetisi lebih menggeliat. Format kompetisi musim ini cukup bagus dan tertata rapi. Bagi suporter, regulasi diperbolehkannya klub memakai pemain asing membuat kami lebih bersemangat buat menyaksikan persaingan kompetisi secara langsung," ucap Muslich.
"Kehadiran legiun impor seperti latihan bagi klub-klub Liga 2 untuk mempersiapkan diri menyongsong BRI Liga 1 jika promosi nanti. Mereka tidak gagap dengan persaingan level atas karena mulai dibiasakan sejak Liga 2," katanya menambahkan.
Apresiasi Erick Thohir

Sekjen Napi Bongkar selaku suporter PSBS Biak, Ronald Putuhena, merasa lega Liga 2 dapat kembali digulirkan. Bergulirnya kompetisi dikatakannya dapat memperkenalkan daerahnya ke skala nasional.
"Kami percaya, Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, akan tegas untuk memastikan Liga 2 steril dari kasus-kasus nonteknis. Jangan ragu-ragu menindak orang-orang yang merusak kompetisi. Kami dari Indonesia Timur akan membantu mengawal," tutur Ronald.
"Terima kasih Pak Erick, bapak menepati janji. Sudah begitu lama kami, orang-orang jauh dari Indonesia Timur, tidak merasakan denyut pertandingan sepak bola. Pelaksanaan Liga 2 penting buat kami. Kami sudah demikian rindu ingin menyaksikan PSBS Biak berlaga di pentas nasional," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026, 15:36
-
Erick Thohir Bongkar Mimpi Besar PSSI: Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030!
Tim Nasional 16 April 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Gak Masuk Akal! Luis Diaz Sebagus Itu Kok Dilepas Liverpool
Liga Inggris 1 Mei 2026, 22:29
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persis 2 Mei 2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 21:12
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSBS 2 Mei 2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 20:27
-
Kata Pochettino, Kejatuhan Tottenham Sungguh 'Menyedihkan'
Liga Inggris 1 Mei 2026, 19:45
-
AC Milan Siap Jual Fofana, Dua Klub Inggris Sudah Antre
Liga Italia 1 Mei 2026, 18:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20













