Surabaya United Masih Yakin Lolos Semifinal
Editor Bolanet | 13 Desember 2015 18:16
Dalam pertandingan ini, Surabaya United unggul lebih dulu lewat gol Ilham Udin Armaiyn pada menit ke-11. Sedangkan dua gol balasan PBFC dicetak lewat tendangan bebas Rizky Pora dan Goran Gancev. Masih ada dua pertandingan, kami masih optimis. Masih ada peluang, ucap Ibnu usai laga.
Dua gol PBFC berasal dari satu skema yang sama, yakni eksekusi bola mati. Risky Pora mencetak gol dari tendangan bebas. Sedangkan gol Goran diawali sepak pojok Srdjan Lopicic. Sebenarnya saya sudah perbaiki performa tim untuk antisipasi set piece, aku Ibnu.
Atas kekalahan ini, Ibnu menolak untuk menyalahkan para pemainnya. Saya tidak menyalahkan kiper. Saya tidak menyalahkan pemain belakang. Itu kesalahan saya sebagai pelatih, tambah pelatih berkumis tebal ini.
Ibnu juga meminta maaf atas kesalahan Rudi Widodo yang melakukan pelanggaran keras ke Fandi Ahmad hingga berujung kartu merah. Mohon maaf kalau rudi widodo melakukan pelanggaran sehingga kartu merah. Karena terpengaruh suasana ingin menang, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
David da Silva Kemungkinan Sulit Diturunkan Lawan Persija
Bola Indonesia 23 Juni 2018, 19:43
-
Ruben Sanadi Belum Kembali, Persebaya Siapkan Pengganti
Bola Indonesia 23 Juni 2018, 18:58
-
Borneo FC Tutup Pintu Untuk Pemain Baru
Bola Indonesia 14 Februari 2018, 18:59
-
Borneo FC Ingin Ulang Kesuksesan di Piala Gubernur Kaltim
Bola Indonesia 14 Februari 2018, 15:44
-
Media Spanyol Sebut Transfer Faubert ke Borneo FC Absurd
Bola Indonesia 24 Januari 2018, 10:56
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13














