Tak Proporsional, Komnas HAM Sebut Banyak Yang Dirugikan Menpora Imam
Editor Bolanet | 11 Juli 2015 02:43
- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi untuk segera mencabut pembekuan terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Ini kondisi sedang sangat sulit. Kami menyesalkan penyelesaian sepak bola sangat berlarut-larut. Pada kondisi saat ini, bukan hanya soal sepak bola saja yang harus dilihat. Apalagi, sepak bola Indonesia sudah menjadi kegiatan industri dan ekonomi masyarakat pada kehidupan sehari-hari, terang Komisioner Komnas HAM, Siriane Indriani.
Siriane juga mengatakan, ada jutaan masyarakat bola yang menggantungkan nasib dari bergulirnya kompetisi.
Multiplayer effect ini harus dipikirkan oleh pemerintah. Karena itu, pemerintah harus lebih arif. Apalagi, masyarakat banyak yang dirugikan dengan keputusan yang tidak proporsional ini, tambahnya.
Siriane juga mengaku banyak mendapatkan laporan bahwa kini meningkat jumlah pengangguran, karena banyak masyarakat yang menggantungkan nasib kepada sepak bola. Karena PSSI dalam keadaan dibekukaan, maka tidak bisa melakukan apa pun, dan semuanya menjadi korban.
Pembekuan PSSI Ini merupakan keputusan yang keliru. Jika ini terus berlarut-larut, maka kami meminta segera dipulihkan, segera digairahkan kembali PSSI-nya. Ini jelas menyengsarakan rakyat kecil, karena banyak pedagang asongan, tukang jual baju, minuman dan semua yang berkaitan dengan sepak bola menjadi sulit. Bahkan, akan menimbulkan angka kriminalitas yang juga tinggi, pungkasnya. (esa/gia)
Ini kondisi sedang sangat sulit. Kami menyesalkan penyelesaian sepak bola sangat berlarut-larut. Pada kondisi saat ini, bukan hanya soal sepak bola saja yang harus dilihat. Apalagi, sepak bola Indonesia sudah menjadi kegiatan industri dan ekonomi masyarakat pada kehidupan sehari-hari, terang Komisioner Komnas HAM, Siriane Indriani.
Siriane juga mengatakan, ada jutaan masyarakat bola yang menggantungkan nasib dari bergulirnya kompetisi.
Multiplayer effect ini harus dipikirkan oleh pemerintah. Karena itu, pemerintah harus lebih arif. Apalagi, masyarakat banyak yang dirugikan dengan keputusan yang tidak proporsional ini, tambahnya.
Siriane juga mengaku banyak mendapatkan laporan bahwa kini meningkat jumlah pengangguran, karena banyak masyarakat yang menggantungkan nasib kepada sepak bola. Karena PSSI dalam keadaan dibekukaan, maka tidak bisa melakukan apa pun, dan semuanya menjadi korban.
Pembekuan PSSI Ini merupakan keputusan yang keliru. Jika ini terus berlarut-larut, maka kami meminta segera dipulihkan, segera digairahkan kembali PSSI-nya. Ini jelas menyengsarakan rakyat kecil, karena banyak pedagang asongan, tukang jual baju, minuman dan semua yang berkaitan dengan sepak bola menjadi sulit. Bahkan, akan menimbulkan angka kriminalitas yang juga tinggi, pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















