Tanggapan La Nyalla Terkait Pernyataan Bob Hippy
Editor Bolanet | 30 Agustus 2012 19:38
- La Nyalla Mahmud Mattalitti menanggapi kalem pernyataan Bob Hippy yang menuduhnya asal omong. Ia hanya meminta Bob berkaca kembali.
Bob mengatakan bahwa sebelum penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara dan di Malaysia, La Nyalla sama sekali tak pernah ikut rapat.
Hal itu dibenarkan oleh La Nyalla yang saat itu datang sebagai Ketua KPSI. Ia hanya datang saat penandatanganan MoU saja. Sebelum berangkat dan sehari sebelum penandatanganan, saya memang enggan datang untuk tanda tangan, katanya.
Ia melanjutkan, Karena saya tahu empat poin MoU sebelumnya tidak mewakili anggota PSSI di daerah dan klub-klub. Setelah ada butir kelima tentang verifikasi anggota kongres, baru saya bersedia tanda tangan.
Ketua PSSI versi KLB Ancol ini pun mengingatkan Bob Hippy terkait skandal suap Timnas jelang Asian Games 1962 yang terkenal dengan Skandal Senayan. Bagi Nyalla, akan buruk bagi Timnas dan dunia sepakbola Indonesia jika PSSI dihuni orang-orang yang pernah tersandung kasus suap seperti itu. Mereka akan cenderung membela kesalahannya dengan mengeluarkan statement yang bersifat pencitraan diri saja.
Sebaiknya Bob berkaca dan mengingat kembali kasus skandal Senayan itu saja, ujarnya.
Mengenai statemen yang menyebut kalau Joko Driyono dan Hinca Panjaitan takut padanya, La Nyalla menanggapinya dengan tertawa. Ini apa hubungannya dengan takut. Tanyakan saja ke Jodri dan Hinca sendiri apa mereka takut atau tidak sama saya, tutupnya. (fjr/dzi)
Bob mengatakan bahwa sebelum penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara dan di Malaysia, La Nyalla sama sekali tak pernah ikut rapat.
Hal itu dibenarkan oleh La Nyalla yang saat itu datang sebagai Ketua KPSI. Ia hanya datang saat penandatanganan MoU saja. Sebelum berangkat dan sehari sebelum penandatanganan, saya memang enggan datang untuk tanda tangan, katanya.
Ia melanjutkan, Karena saya tahu empat poin MoU sebelumnya tidak mewakili anggota PSSI di daerah dan klub-klub. Setelah ada butir kelima tentang verifikasi anggota kongres, baru saya bersedia tanda tangan.
Ketua PSSI versi KLB Ancol ini pun mengingatkan Bob Hippy terkait skandal suap Timnas jelang Asian Games 1962 yang terkenal dengan Skandal Senayan. Bagi Nyalla, akan buruk bagi Timnas dan dunia sepakbola Indonesia jika PSSI dihuni orang-orang yang pernah tersandung kasus suap seperti itu. Mereka akan cenderung membela kesalahannya dengan mengeluarkan statement yang bersifat pencitraan diri saja.
Sebaiknya Bob berkaca dan mengingat kembali kasus skandal Senayan itu saja, ujarnya.
Mengenai statemen yang menyebut kalau Joko Driyono dan Hinca Panjaitan takut padanya, La Nyalla menanggapinya dengan tertawa. Ini apa hubungannya dengan takut. Tanyakan saja ke Jodri dan Hinca sendiri apa mereka takut atau tidak sama saya, tutupnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Termasuk La Nyalla, Berikut 10 Bakal Calon Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 4 Oktober 2019, 19:48
-
Kejutan! La Nyalla Masuk Daftar Calon Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 2 Oktober 2019, 18:20
-
Kata La Nyalla, Penunjukan Gusti Randa jadi Ketua Umum Salahi Statuta PSSI
Bola Indonesia 21 Maret 2019, 15:12
-
PSSI Pastikan Bayar Utang ke La Nyalla Mattalitti
Bola Indonesia 1 November 2018, 20:59
LATEST UPDATE
-
Baru Semusim, Liam Delap Bakal Cabut dari Chelsea dan Gabung Klub Ini?
Liga Inggris 21 Maret 2026, 17:15
-
Prediksi Fiorentina vs Inter Milan 23 Maret 2026
Liga Italia 21 Maret 2026, 10:10
-
Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid 23 Maret 2026
Liga Spanyol 21 Maret 2026, 09:14
-
Prediksi Arsenal vs Man City 22 Maret 2026
Liga Inggris 21 Maret 2026, 08:14
-
Man of the Match Bournemouth vs Man United: Bruno Fernandes
Liga Inggris 21 Maret 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













