Tangis Saleh Hanifah Usai Menangi Sengketa Wisma Persebaya
Serafin Unus Pasi | 10 Maret 2020 18:04
Bola.net - Tangis Direktur Amatir Persebaya Surabaya, Saleh Hanifah pecah setelah PT. Persebaya Indonesia memenangi sengketa Wisma Persebaya di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (10/3/2020).
Saleh Hanifah tidak bisa menahan air matanya setelah Ketua Majelis Hakim PN Surabaya, Martin Ginting mengabulkan sebagian gugatan.
"Hari ini sejarah yang kami buat selama ini mulai dari Tahun 1967," kata Saleh Hanifah usai sidang di PN Surabaya.
"Lapangan dan Wisma Persebaya adalah saksi bahwa di sanalah tercetak pemain handal untuk Persebaya dan nasional," sambungnya.
Sehingga Saleh Hanifah bersyukur atas kemenangan Persebaya di pengadilan. Dia pun berjanji untuk terus membina talenta-talenta muda di Surabaya untuk Persebaya dan tim Nasional.
"Itu yang kami perjuangkan terus, dan alhamdulilah hari ini betul-betul kembali kepada kami," Saleh Hanifah menambahkan.
"Kami akan membina terus untuk mencetak pemain handal untuk Persebaya dan nasional," tegas pemilik klub Indonesia Muda tersebut.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Tunggu Sikap Pemkot
Sementara itu, Kuasa Hukum Persebaya, Yusron Marzuki mengapresiasi keberanian Majelis Hakim PN Surabaya atas keputusan tersebut. Dan dia berharap putusan itu diikuti semua pihak.
"Hakim telah dengan teliti, tepat dan cermat. Terutama berani. Hakim telah berani mengambil keputusan yang sangat tepat," kata Yusron.
Namun, Yusron masih menunggu sikap dari pihak Pemkot Surabaya terkait langkah hukum yang akan diambil pasca putusan tersebut. Karena permohonan serta merta tidak dikabulkan.
"Saya tak tahu sikapnya apa menerima atau bagaimana. Karena putusan tak serta merta," imbuh Yusron.
"Tapi satu poin bagi Persebaya kami telah dimenangkan dalam perkara ini. Kami berhak mengajukan permohonan hak," tegasnya.
Seperti diketahui, Persebaya menggugat Pemkot Surabaya ke PN setempat karena dianggap melakukan perbuatan melawan hukum atas kepemilikan sertifikat hak pakai dam Izin Mendirikan Bangunan.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







