Tantang Persib, Sriwijaya Pupus Mimpi Arema ke Final
Editor Bolanet | 11 Oktober 2015 20:04
- Sriwijaya FC sukses melaju ke partai puncak Piala Presiden 2015. Pada babak semifinal leg kedua yang dihelat di Stadion Manahan, Solo (11/10), Laskar Wong Kito sukses menumbangkan Arema Cronus dengan skor ketat 2-1.
Dua gol Sriwijaya disumbangkan oleh Asri Akbar dan TA Mushafry. Sementara satu gol Arema Cronus dipersembahkan oleh aksi salto Lancine Kone. Hasil tersebut membuat aggregat 3-2 untuk keunggulan Sriwijaya.
Arema Cronus tampil menyerang begitu wasit Thoriq Al Khatiri meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Tampilnya Samsul Arif membuat serangan Singo Edan sangat berbahaya bagi lini belakang Sriwijaya FC.
Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-14. Mendapat dari Johan Alfarizi dari sisi sayap, Cristian Gonazales yang berada di kotak penalti berhasil menjangkau bola dengan sundulan. Bola melesak mulus ke gawang. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Gonzalez sebelumnya telah berada di posisi offside.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan keras. Arema tampil lebih dominan dalam memberikan tekanan, namun Sriwijaya beberapa kali juga mampu membahayakan gawang lewat aksi Titus Bonai dan Syakir Sulaiman.
Kurnia Meiga menjadi pahlawan bagi Arema saat menjinakkan sepakan jarak jauh Wildansyah pada menit ke 34. Wildansyah adalah pemain yang membobol gawang Arema pada leg pertama. Lima menit berselang Meiga kembali menggagalkan sepakan bebas dari Yu Hyun Ko.
Meiga akhirnya tak kuasa lagi menahan gawangnya dari kebobolan. Setelah memenangi duel dengan tiga pemain Arema, Asri Akbar melepas sepakan keras mendatar. Momen yang terjadi pada menit 44 ini membuka keunggulan Sriwijaya sekaligus menutup jalannya babak pertama semenit kemudian.
Gonzalez kembali membuka peluang di awal babak. Sundulannya tiga menit babak kedua berjalan masih berada dipelukkan Dian Agus.
Terus menyerang, membuat Arema lupa untuk mempertahankan wilayah mereka. Dua kali Sriwijaya mendapat peluang lewat aksi Patrich Wanggi. Sayang, aksi penyerang asal Papua ini pada menit ke-64 dan 65 masih belum menemukan sasaran.
Arema akhirnya sukses menyamakan kedudukan. Sepakan akrobatik Lancine Kone menembus kawalan Dian Agus pada menit ke-73. Kone berhasil melakukan sepakan salto setelah menerima bola sundulan Fabiano Beltrame. Skor imbang 1-1, aggregat juga menjadi imbang 2-2.
Tak butuh waktu lama, Sriwijaya kembali unggul pada menit ke-79. Sundulan kepala TA Mushafry memanfaatkan umpan Rizky Dwi Ramadana sukses menjebol gawang Arema. Skor 2-1 untuk Laskar Wong Kito.
Arema menambah tekanan dengan memasukkan Arif Suyono pada menit ke-86 untuk menggantikan Dendi Santoso. Masukknya pemain yang karib disapa Keceng ini menambah tensi serangan anak asuh Joko Susilo.
Tambahan waktu empat menit diberikan oleh wasit Thoriq Al Khatiri. Namun, hingga waktu berakhir skuad Arema gagal menambah angka. Sriwijaya berhasil mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1.
Mereka berhak menantang Persib Bandung di babak final Piala Presiden yang akan berlangsung pada 18 Oktober mendatang.
Susunan Pemain
Sriwijaya FC: Dian Agus, Maiga, Akbar (Rizky 75'), Hyun Koo, Fathul, Musafry, Wildansyah, Tibo (Anis Nabar 75'), Fachrudin, Wanggai, Syakir (Ichsan K 66').
Arema Cronus: K. Meiga, Fabiano, Purwaka, Alfarizi, Kipuw (Beny W 39'), Revi (Hendro 57'), Ferry (Sukadana 39'), Kone, S Arif, Dendi (Arif S 86'), Gonzalez. [initial]
(bola/asa)
Dua gol Sriwijaya disumbangkan oleh Asri Akbar dan TA Mushafry. Sementara satu gol Arema Cronus dipersembahkan oleh aksi salto Lancine Kone. Hasil tersebut membuat aggregat 3-2 untuk keunggulan Sriwijaya.
Arema Cronus tampil menyerang begitu wasit Thoriq Al Khatiri meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Tampilnya Samsul Arif membuat serangan Singo Edan sangat berbahaya bagi lini belakang Sriwijaya FC.
Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-14. Mendapat dari Johan Alfarizi dari sisi sayap, Cristian Gonazales yang berada di kotak penalti berhasil menjangkau bola dengan sundulan. Bola melesak mulus ke gawang. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Gonzalez sebelumnya telah berada di posisi offside.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan keras. Arema tampil lebih dominan dalam memberikan tekanan, namun Sriwijaya beberapa kali juga mampu membahayakan gawang lewat aksi Titus Bonai dan Syakir Sulaiman.
Kurnia Meiga menjadi pahlawan bagi Arema saat menjinakkan sepakan jarak jauh Wildansyah pada menit ke 34. Wildansyah adalah pemain yang membobol gawang Arema pada leg pertama. Lima menit berselang Meiga kembali menggagalkan sepakan bebas dari Yu Hyun Ko.
Meiga akhirnya tak kuasa lagi menahan gawangnya dari kebobolan. Setelah memenangi duel dengan tiga pemain Arema, Asri Akbar melepas sepakan keras mendatar. Momen yang terjadi pada menit 44 ini membuka keunggulan Sriwijaya sekaligus menutup jalannya babak pertama semenit kemudian.
Gonzalez kembali membuka peluang di awal babak. Sundulannya tiga menit babak kedua berjalan masih berada dipelukkan Dian Agus.
Terus menyerang, membuat Arema lupa untuk mempertahankan wilayah mereka. Dua kali Sriwijaya mendapat peluang lewat aksi Patrich Wanggi. Sayang, aksi penyerang asal Papua ini pada menit ke-64 dan 65 masih belum menemukan sasaran.
Arema akhirnya sukses menyamakan kedudukan. Sepakan akrobatik Lancine Kone menembus kawalan Dian Agus pada menit ke-73. Kone berhasil melakukan sepakan salto setelah menerima bola sundulan Fabiano Beltrame. Skor imbang 1-1, aggregat juga menjadi imbang 2-2.
Tak butuh waktu lama, Sriwijaya kembali unggul pada menit ke-79. Sundulan kepala TA Mushafry memanfaatkan umpan Rizky Dwi Ramadana sukses menjebol gawang Arema. Skor 2-1 untuk Laskar Wong Kito.
Arema menambah tekanan dengan memasukkan Arif Suyono pada menit ke-86 untuk menggantikan Dendi Santoso. Masukknya pemain yang karib disapa Keceng ini menambah tensi serangan anak asuh Joko Susilo.
Tambahan waktu empat menit diberikan oleh wasit Thoriq Al Khatiri. Namun, hingga waktu berakhir skuad Arema gagal menambah angka. Sriwijaya berhasil mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1.
Mereka berhak menantang Persib Bandung di babak final Piala Presiden yang akan berlangsung pada 18 Oktober mendatang.
Susunan Pemain
Sriwijaya FC: Dian Agus, Maiga, Akbar (Rizky 75'), Hyun Koo, Fathul, Musafry, Wildansyah, Tibo (Anis Nabar 75'), Fachrudin, Wanggai, Syakir (Ichsan K 66').
Arema Cronus: K. Meiga, Fabiano, Purwaka, Alfarizi, Kipuw (Beny W 39'), Revi (Hendro 57'), Ferry (Sukadana 39'), Kone, S Arif, Dendi (Arif S 86'), Gonzalez. [initial]
Baca Juga:
- Tiket Habis, Ribuan Aremania Tak Bisa Masuk Manahan
- SC Piala Presiden Puji Kematangan Klub Peserta
- Pasoepati Imbau Aremania Tak Lakukan Aksi Rasis di Solo
- Tak Pilih Lawan di Final, Persib Inginkan Tempat Netral
- The Jakmania Tolak Final Piala Presiden di SUGBK
- Inilah Dua Opsi Venue Final Piala Presiden 2015
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Final Piala Presiden 2025 Oxford United vs Port FC: Skor 1-2
Bola Indonesia 13 Juli 2025, 21:49
LATEST UPDATE
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35













