Tembus 1 Miliar, Panpel Persebaya Pecah Rekor
Editor Bolanet | 4 Maret 2012 19:07
- Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya mengakui kalau laga menjamu Arema Indonesia di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (04/3) memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak dan meraup penghasilan lebih dari Rp.1 miliar.
Sebanyak 55 ribu tiket yang dijual Panpel ludes terjual dan GBT penuh dengan Bonekmania yang ingin mendukung tim kebanggaan mereka itu. Ini pertama kalinya dalam sejarah Persebaya. Tiket 55 ribu lembar sold out dan pendapatan untuk hari ini tembus Rp.1,1 M, terang Surrahman selaku media officer Persebaya IPL.
Namun, menurut pria yang akrab disapa Ram tersebut, pendapatan itu semua masihlah penghasilan kotor saja. Belum dipotong pajak sebesar 15% serta fee bagi beberapa titik penjual tiket yang dititipi Panpel sebesar 3% dari harga tiket.
Ditanya tentang koordinasi dengan Pemkot Surabaya mengenai sistem penggunaan GBT untuk laga home Persebaya, Ram mengakui kalau untuk sementara tidak ada keharusan dari pihaknya untuk menyewa stadion yang pembangunannya menghabiskan anggaran sebesar lebih dari Rp.450 miliar tersebut.
Perwalinya masih disusun, dan aturan peminjaman memang belum ada. Kita hanya dipinjami dan tak ada keharusan membayar mereka. Tapi semua biaya operasional di stadion ini kita yang tanggung. Kalau dihitung sama saja, tandasnya. (bola/fjr)
Sebanyak 55 ribu tiket yang dijual Panpel ludes terjual dan GBT penuh dengan Bonekmania yang ingin mendukung tim kebanggaan mereka itu. Ini pertama kalinya dalam sejarah Persebaya. Tiket 55 ribu lembar sold out dan pendapatan untuk hari ini tembus Rp.1,1 M, terang Surrahman selaku media officer Persebaya IPL.
Namun, menurut pria yang akrab disapa Ram tersebut, pendapatan itu semua masihlah penghasilan kotor saja. Belum dipotong pajak sebesar 15% serta fee bagi beberapa titik penjual tiket yang dititipi Panpel sebesar 3% dari harga tiket.
Ditanya tentang koordinasi dengan Pemkot Surabaya mengenai sistem penggunaan GBT untuk laga home Persebaya, Ram mengakui kalau untuk sementara tidak ada keharusan dari pihaknya untuk menyewa stadion yang pembangunannya menghabiskan anggaran sebesar lebih dari Rp.450 miliar tersebut.
Perwalinya masih disusun, dan aturan peminjaman memang belum ada. Kita hanya dipinjami dan tak ada keharusan membayar mereka. Tapi semua biaya operasional di stadion ini kita yang tanggung. Kalau dihitung sama saja, tandasnya. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
List Skuad Lengkap dan Nomor Punggung Pemain Meksiko di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 16:22
-
Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
Liga Italia 11 Juni 2026, 15:59
-
Cara Nonton Live Streaming Meksiko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 15:57
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI, Bisa Pakai TV Analog dengan STB
Piala Dunia 11 Juni 2026, 15:41
-
5 Pemain yang Wajib Dipantau pada Laga Meksiko vs Afrika Selatan
Piala Dunia 11 Juni 2026, 15:07
LATEST EDITORIAL
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24











