Termasuk Transfer Ezechiel N'douassel, Ini Deretan Klausul Aneh di Bursa Transfer Liga Indonesia
Aga Deta | 29 Januari 2020 15:47
Bola.net - Klub-klub kontestan Liga 1 2020 melakukan sejumlah persiapan untuk mengarungi kompetisi baru. Salah satunya dengan cara mendatangkan pemain di bursa transfer.
Hingga kini, bursa transfer jelang bergulirnya Liga 1 2020 masih berjalan. Sejauh ini kurang lebih ada lima transfer yang bisa dibilang mengejutkan dari sejumlah kontestan Liga 1 2020.
Transfer-transfer yang mengejutkan tersebut ialah Evan Dimas ke Persija Jakarta, Makan Konate ke Persebaya Surabaya, Nadeo Argawinata ke Bali United, Sylvano Comvalius ke Persipura Jayapura, dan terbaru Ezechiel Ndouassel ke Bhayangkara FC.
Nama terakhir bisa dibilang cukup mengejutkan. Alasannya, Ezechiel Ndouassel sempat dikabarkan akan bergabung dengan Arema FC.
Namun, pada akhirnya pemain yang disapa Eze itu justru menyeberang ke Bhayangkara. Hengkangnya Eze tentunya banyak yang menyayangkan, terutama Bobotoh.
Kondisi tersebut membuat Persib dan Bhayangkara membuat perjanjian yang cukup unik. Namun, persyaratan yang bisa dibilang cukup aneh tersebut bukanlah yang pertama.
Berikut ini rangkuman dari berbagai sumber, 3 klausul aneh di bursa transfer Indonesia, termasuk kasus Ezechiel Ndouassel.
Shahar Ginanjar (PSM Makassar ke Persija Jakarta)
Shahar Ginanjar datang ke Persija Jakarta dari PSM Makassar pada awal putaran kedua Liga 1 2018. Eks pemain Persib Bandung itu bergabung dengan Macan Kemayoran hingga akhir musim kompetisi tersebut.
PSM Makassar meminjamkan Shahar ke Persija dengan kesepakatan sang pemain tidak diperbolehkan bermain saat keduanya bertemu. Karena pada kompetisi Liga 1 2018, Persija dan PSM terlibat sengit dalam perburuan gelar juara.
Perjanjian yang dibuat PSM tersebut sejatinya sama, ketika melepas Imam Arif Fadillah ke Persib Bandung dengan status pinjaman.
Andik Vermasnyah (Madura United)
Andik Vermasnyah bergabung dengan Madura United pada Liga 1 2019. Sebelum bergabung dengan Madura United, Andik sempat digadang-gadang akan membela Persebaya Surabaya.
Namun, hal tersebut tak terjadi karena Andik justru meneken kontrak dengan Madura United dengan durasi satu musim. Saat menandatangani kontrak tersebut, ada klausul yang bisa dibilang cukup unik.
Dalam kontrak itu menyebut Andik tidak akan bermain saat Madura United bertemu Persebaya Surabaya. Andik diketahui sangat mencintai klub yang pernah dibelanya pada 2008 hingga 2013.
Selain itu, Andik merupakan putra daerah alias orang asli Surabaya. Bahkan, saat meneken kontrak bersama Madura United Andik tampak mengenakan kaus hijau bonek mania.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















