Tersingkir, PBR Akui PSM Memang Sulit Dibendung
Editor Bolanet | 5 September 2015 15:22
- Setelah dipastikan tersingkir di ajang Piala Presiden, Persipasi Bandung Raya (PBR) mengungkapkan beberapa alasannya. Beberapa keputusan wasit dianggap kubu PBR merugikan pihaknya, tetapi secara keseluruhan tim asuhan Dejan Antonic ini mengakui ketangguhan PSM Makassar.
Salah satu pemain PBR, Hermawan, mengatakan jika hal tersebut akibat wasit yang memimpin pertandingan, kerap berpihak pada tuan rumah. Misalnya saja, wasit Abdul Rahman yang menganulir gol David Laly.
Tapi, performa PSM juga lebih bagus dari kami. Segala usaha, pun sudah kami lakukan dengan bermain sangat maksimal. Namun, PSM Makassar memang sulit dibendung. Mau tidak mau, kami harus menerimanya, katanya.
Saya tidak ingin menyalahkan wasit. Kami juga disoroti para suporter PSM dengan laser. Namun, hal itu sangat biasa bagi saya dan hal yang wajar, imbuhnya.
David Laly juga menambahkan, jika hasil buruk yang didapat timnya karena wasit terlalu berpihak ke PSM Makassar. Apalagi, diungkapkannya, gol yang terjadi sangat sah dan tidak offside.
Kami sangat butuh kemenangan untuk lolos. Namun, sepertinya wasit lebih berpihak kepada PSM Makassar. Saya kecewa, gol saya dianulir wasit karena offside. Hal itu menurut saya menjadi salah satu faktor kekalahan kami, imbuhnya.
Menurut saya, wasit banyak membuat keputusan yang kontroversial. Contohnya, bola mengenai tangan di kotak penalti PSM tidak ditiup. Namun, ketika melihat pemain PSM jatuh sedikit, wasit langsung meniup peluit pelanggaran, pungkasnya.
PBR dipastikan tersingkir sekalipun masih memiliki laga ketiga melawan Gresik United. Sebab, tidak satu poin pun yang berhasil diperoleh. Sedangkan PSM Makassar dan PBFC, sudah memastikan lolos ke perempat final dengan menorehkan enam poin di klasemen Grup D.
Pada laga pembuka, PBR mengalami kekalahan dari Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan skor 0-2. Kemudian, ditekuk tuan rumah PSM Makassar dengan skor 0-2, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (4/9). (esa/mac)
Salah satu pemain PBR, Hermawan, mengatakan jika hal tersebut akibat wasit yang memimpin pertandingan, kerap berpihak pada tuan rumah. Misalnya saja, wasit Abdul Rahman yang menganulir gol David Laly.
Tapi, performa PSM juga lebih bagus dari kami. Segala usaha, pun sudah kami lakukan dengan bermain sangat maksimal. Namun, PSM Makassar memang sulit dibendung. Mau tidak mau, kami harus menerimanya, katanya.
Saya tidak ingin menyalahkan wasit. Kami juga disoroti para suporter PSM dengan laser. Namun, hal itu sangat biasa bagi saya dan hal yang wajar, imbuhnya.
David Laly juga menambahkan, jika hasil buruk yang didapat timnya karena wasit terlalu berpihak ke PSM Makassar. Apalagi, diungkapkannya, gol yang terjadi sangat sah dan tidak offside.
Kami sangat butuh kemenangan untuk lolos. Namun, sepertinya wasit lebih berpihak kepada PSM Makassar. Saya kecewa, gol saya dianulir wasit karena offside. Hal itu menurut saya menjadi salah satu faktor kekalahan kami, imbuhnya.
Menurut saya, wasit banyak membuat keputusan yang kontroversial. Contohnya, bola mengenai tangan di kotak penalti PSM tidak ditiup. Namun, ketika melihat pemain PSM jatuh sedikit, wasit langsung meniup peluit pelanggaran, pungkasnya.
PBR dipastikan tersingkir sekalipun masih memiliki laga ketiga melawan Gresik United. Sebab, tidak satu poin pun yang berhasil diperoleh. Sedangkan PSM Makassar dan PBFC, sudah memastikan lolos ke perempat final dengan menorehkan enam poin di klasemen Grup D.
Pada laga pembuka, PBR mengalami kekalahan dari Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan skor 0-2. Kemudian, ditekuk tuan rumah PSM Makassar dengan skor 0-2, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (4/9). (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 16 Oktober 2026
Bola Indonesia 15 Oktober 2026, 16:27
-
Hasil BRI Super League: Java United Tekuk Borneo FC, PSS Libas PSM Makassar
Bola Indonesia 11 Oktober 2026, 17:50
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 15:48
-
Hasil BRI Suoer League Sore Ini: Persita dan PSM Raih Comeback Dramatis!
Bola Indonesia 13 September 2026, 17:30
-
Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Arema FC 13 September 2026
Bola Indonesia 12 September 2026, 14:45
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





