Tetap Akui PSSI, Klub QNB League Tolak Keinginan Menpora
Editor Bolanet | 27 April 2015 19:32
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, memenuhi permintaan 18 klub peserta QNB League musim 2015 dan PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menggelar pertemuan di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (27/4) petang.
Sayangnya, pertemuan tersebut tidak menemui kesepakatan. Penyebabnya, terjadi perbedaan keinginan dari pihak Kemenpora dengan klub serta PT LI.
Pihak Kemenpora, ingin supaya kompetisi dijalankan PT LI, namun di bawah Tim Transisi. Sedangkan klub, hanya bersedia menjalankan kompetisi jika tetap berada di bawah PSSI.
Kalau seperti ini, tentu sulit dieksekusi. Saat pengakuan terhadap PSSI terkait struktur kompetisi, liga, dan klub, forum tadi saya anggap belum ada keputusan. Sekalipun, Menteri (Imam Nahrawi) ingin bentuk tim bersama untuk memikirkan itu, kata CEO PT LI Joko Driyono.
Karena itu, ditegaskannya, pertemuan tersebut tidak menghasilkan keputusan apapun. Keinginan klub untuk menjalankan kompetisi dengan terobosan sederhana, yaitu mendapat izin tidak dicapai.
Saya tidak ingin berspekulasi. PT LI dalam posisi yang tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan. Sebab seluruh keputusan yang dijalankan PT LI, harus disetujui RUPS, termasuk aspek keolahragaan dan bisnis, ungkapnya.
PSSI sebelumnya memutuskan ingin menggelar rapat Komite Eksekutif pada 2 Mei. Semoga saja, ada terobosan. Karena itu, lebih baik kita tunggu saja, pungkasnya. (esa/dzi)
Sayangnya, pertemuan tersebut tidak menemui kesepakatan. Penyebabnya, terjadi perbedaan keinginan dari pihak Kemenpora dengan klub serta PT LI.
Pihak Kemenpora, ingin supaya kompetisi dijalankan PT LI, namun di bawah Tim Transisi. Sedangkan klub, hanya bersedia menjalankan kompetisi jika tetap berada di bawah PSSI.
Kalau seperti ini, tentu sulit dieksekusi. Saat pengakuan terhadap PSSI terkait struktur kompetisi, liga, dan klub, forum tadi saya anggap belum ada keputusan. Sekalipun, Menteri (Imam Nahrawi) ingin bentuk tim bersama untuk memikirkan itu, kata CEO PT LI Joko Driyono.
Karena itu, ditegaskannya, pertemuan tersebut tidak menghasilkan keputusan apapun. Keinginan klub untuk menjalankan kompetisi dengan terobosan sederhana, yaitu mendapat izin tidak dicapai.
Saya tidak ingin berspekulasi. PT LI dalam posisi yang tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan. Sebab seluruh keputusan yang dijalankan PT LI, harus disetujui RUPS, termasuk aspek keolahragaan dan bisnis, ungkapnya.
PSSI sebelumnya memutuskan ingin menggelar rapat Komite Eksekutif pada 2 Mei. Semoga saja, ada terobosan. Karena itu, lebih baik kita tunggu saja, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














