The Jakmania Ingin Rencana Sanksi Bepe Dihentikan
Editor Bolanet | 9 Agustus 2012 23:00
- The Jakmania, sebutan para pendukung setia klub kontestan Indonesia Super League (ISL) Persija Jakarta, tidak rela idolanya dalam kondisi was-was akibat berada dalam bayangan akan mendapatkan sanksi.
Karena itu, The Jakmania mendesak agar manajemen Macan Kemayoran- julukan Persija- segera menghentikan rencana memberikan sanksi bagi Bambang Pamungkas.
Ancaman sanksi tersebut muncul usai Bepe- begitu sapaannya- memperkuat Tim Nasional Indonesia senior dalam laga persahabatan lawan Valencia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/8). Dalam kesempatan tersebut, juga tampil pemain ISL lainnya, Ponaryo Astaman, Ahmad Bustomi, dan Firman Utina. Bepe kini terus menjalani training centre (TC) di lapangan Sutasoma 77, Kompleks TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Persolaan Bepe seharusnya bisa diselesaikan dengan musyarah saja. Atau, akan lebih bijaksana jika wacana adanya sanksi tidak diteruskan. Pasalnya, Bepe memiliki kedekatan yang erat dengan The Jakmania, ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) The Jakmania, Richard Achmad Surpiyanto kepada .
Pemberian sanksi kepada Bepe, dipastikan sangat tidak rasional. Sebab, meski dia masih terikat kontrak dengan klub, dia juga memiliki hak untuk bersikap atau mengambil keputusan lain. Apalagi, itu dilakukan Bepe saat kompetisi klub sudah berakhir. Selain itu, harus digaris bawahi, The Jakmania menilai jika Bepe memiliki alasan logis yakni membela Timnas dan bukan federasi, tutupnya. (esa/dzi)
Karena itu, The Jakmania mendesak agar manajemen Macan Kemayoran- julukan Persija- segera menghentikan rencana memberikan sanksi bagi Bambang Pamungkas.
Ancaman sanksi tersebut muncul usai Bepe- begitu sapaannya- memperkuat Tim Nasional Indonesia senior dalam laga persahabatan lawan Valencia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/8). Dalam kesempatan tersebut, juga tampil pemain ISL lainnya, Ponaryo Astaman, Ahmad Bustomi, dan Firman Utina. Bepe kini terus menjalani training centre (TC) di lapangan Sutasoma 77, Kompleks TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Persolaan Bepe seharusnya bisa diselesaikan dengan musyarah saja. Atau, akan lebih bijaksana jika wacana adanya sanksi tidak diteruskan. Pasalnya, Bepe memiliki kedekatan yang erat dengan The Jakmania, ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) The Jakmania, Richard Achmad Surpiyanto kepada .
Pemberian sanksi kepada Bepe, dipastikan sangat tidak rasional. Sebab, meski dia masih terikat kontrak dengan klub, dia juga memiliki hak untuk bersikap atau mengambil keputusan lain. Apalagi, itu dilakukan Bepe saat kompetisi klub sudah berakhir. Selain itu, harus digaris bawahi, The Jakmania menilai jika Bepe memiliki alasan logis yakni membela Timnas dan bukan federasi, tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Bola Indonesia 8 Juni 2026, 13:26
LATEST UPDATE
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














