The Jakmania Tuntut Ferry Paulus Mundur
Editor Bolanet | 3 Januari 2013 17:23
Secara berulang-ulang, ratusan The Jakmania- sebutan suporter Persija Jakarta- melantunkan nyanyian tersebut di depan kantor manajemen Persija, di pintu VIII, komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (3/1) siang.
Mereka menuntut Ketua Umum Persija, Ferry Paulus dan kroninya untuk segera mundur. Mantan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI DKI Jakarta tersebut, dinilai gagal dalam membenahi Persija.
Demo The Jakmania (c) Eggi Paksha
The Jakmania menyampaikan sejumlah tuntutan yang tertuang dalam petisi The Jakmania. Isinya yakni, menagih janji Ferry Paulus yang katanya mampu membawa sponsor, kontrak pemain berdurasi 3 tahun, dan Persija aman dalam menjalani kompetisi (izin menggelar laga kandang di Jakarta). Lalu, manajemen dianggap tidak transparan soal pengelolaan keuangan sehingga gaji para pemain dan tim pelatih menjadi tertunda. Kemudian, soal Direksi PT Persija Jaya Jakarta yang tidak fungsional. Para Direksi dianggap hanya numpang nama.
Selain itu, jika tidak mampu membawa Persija menuju kondisi yang lebih baik, manajemen diharapkan segera mengundurkan diri.
Sejurus kemudian, perwakilan The Jakmania, Muhammad Larico Rangga Mone (Ketua Umum) dan Richard Achmad Supriyanto (Sekretaris Jenderal), berhasil melakukan mediasi dengan Ferry Paulus dan kawan-kawan. Mereka saling menyampaikan pandangan masing-masing di salah satu ruangan kerja Ferry.
Setelah ditunggu hampir 50 menit, mediasi akhirnya dirampungkan. Kemudian, disusul Ferry Paulus yang memberikan keterangan di hadapan The Jakmania. Ferry mengaku sudah mengikat kontrak 14 pemain, tetapi sebagian belum kunjung menjalani latihan.
Jangan cuma menuntut saya mundur, tapi juga diarahkan kepada para pemain tersebut. Delapan pemain sudah ACC nilai kontrak yang telah disesuaikan dengan kondisi keuangan Persija. Namun, sampai hari ini mereka tidak mau berlatih. Alasannya, karena kami belum melunasi tunggakan gaji, ujar Ketua Umum Persija periode 2011-2015 tersebut.
Kami bukannya melalaikan kewajiban, melainkan terus berusaha mencari uang untuk membayar tunggakan gaji. Namun, hingga kini belum membuahkan hasil, sambungnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












