"Tidak Ada Yang Dilanggar Dalam KLB 17 Maret"
Editor Bolanet | 26 Maret 2013 16:48
- Anggota Exco PSSI, Tony Aprilani, menegaskan jika pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 17 Maret, sudah mengikuti permintaan FIFA. Dengan begitu, Indonesia kini bisa terbebas dari sanksi FIFA.
Karena itu, dilanjutkannya, tidak perlu lagi berpolemik tentang sah atau tidaknya hasil KLB tersebut. Pasalnya, KLB tersebut sudah menjalankan tiga agenda utama yang diamanatkan FIFA, seperti penyatuan kompetisi, pengembalian empat Exco terhukum dan merevisi statuta.
Ketika KLB ditutup, masih ada pihak FIFA dan AFC. Mereka merasa puas dengan hasil tersebut dan menyampaikan bahwa Indonesia dipastikan bebas sanksi FIFA. Artinya, mereka mengetahui semua apa yang sudah kami kerjakan, ujar Tony.
Sehingga, jika ada agenda tambahan namun disepakati di luar agenda utama tersebut, FIFA tidak perlu ikut berkomentar. Sebab, apa yang kami tempuh sudah sesuai mekanisme organisasi PSSI, sambungnya.
Diterangkannya lagi, tidak benar jika agenda tambahan disertakan dalam KLB. Melainkan, itu dilakukan setelah KLB ditutup dan sudah mendapatkan persetujuan dari voters yang hadir.
Sebelumnya enam Exco PSSI yang memilih walk out meragukan status terkait beberapa keputusan yang diambil saat KLB, 17 Maret lalu. Di antaranya, pengangkatan La Nyalla Mattalitti sebagai Waketum PSSI menggantikan Farid Rahman dan juga penambahan empat anggota Exco PSSI. (esa/dzi)
Karena itu, dilanjutkannya, tidak perlu lagi berpolemik tentang sah atau tidaknya hasil KLB tersebut. Pasalnya, KLB tersebut sudah menjalankan tiga agenda utama yang diamanatkan FIFA, seperti penyatuan kompetisi, pengembalian empat Exco terhukum dan merevisi statuta.
Ketika KLB ditutup, masih ada pihak FIFA dan AFC. Mereka merasa puas dengan hasil tersebut dan menyampaikan bahwa Indonesia dipastikan bebas sanksi FIFA. Artinya, mereka mengetahui semua apa yang sudah kami kerjakan, ujar Tony.
Sehingga, jika ada agenda tambahan namun disepakati di luar agenda utama tersebut, FIFA tidak perlu ikut berkomentar. Sebab, apa yang kami tempuh sudah sesuai mekanisme organisasi PSSI, sambungnya.
Diterangkannya lagi, tidak benar jika agenda tambahan disertakan dalam KLB. Melainkan, itu dilakukan setelah KLB ditutup dan sudah mendapatkan persetujuan dari voters yang hadir.
Sebelumnya enam Exco PSSI yang memilih walk out meragukan status terkait beberapa keputusan yang diambil saat KLB, 17 Maret lalu. Di antaranya, pengangkatan La Nyalla Mattalitti sebagai Waketum PSSI menggantikan Farid Rahman dan juga penambahan empat anggota Exco PSSI. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
















