Tim PON Jateng Juara Matador Anniversary Cup I
Editor Bolanet | 9 Juli 2012 22:00
- Tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Tengah (Jateng) akhirnya berhasil keluar sebagai juara dalam turnamen U-21 bertajuk Matador Anniversary Cup I, di Lapangan Yon Zikon 14/SWC, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (9/7).
Hal tersebut setelah, tim asuhan Firmandoyo mengalahkan Jakarta Matador FC dengan skor 2-0.
Sebagai tuan rumah, Jakarta Matador FC memang mampu menguasai jalan pertandingan. Namun, kerasnya upaya Nasokha dan kawan-kawan yang ingin merebut kemenangan, membuat tim PON Jateng tampil habis-habisan. Alhasil, dua penggawanya bergantian untuk mencetak gol, Vidi H di menit ke-58 dan Yudi S di menit ke-86.
Sejak awal, para pemain sudah kami ingatkan untuk tidak tertekan. Sebab, tidak dapat dipungkiri, bermain di kandang lawan membuat posisi kami dalam kondisi yang kurang aman, terang pelatih PON Jateng, Firmandoyo, kepada Bola.net usai pertandingan.
Dilanjutkannya, pasukannya akan terus dimatangkan dengan meningkatkan teknik dan taktik. Apalagi, tidak ada penyusutan dari segi jumlah pemain.
Kalau fisik, rasanya sudah bagus. Para pemain mampu bermain konstan selama 90 menit, ujarnya.
Terpisah, pelatih Jakarta Matador FC, Francis Wewengkang mengaku sangat menyayangkan pencapaian timnya. Pasalnya, dirinya berharap jika Pujiantoro dan kawan-kawan dapat meneruskan tren positif permainan hingga menyabet gelar juara.
Melihat permain tadi, agak kurang puas. Sebab, ada beberapa posisi yang msih kurang baik. Yakni, tidak tampil konsisten seperti di babak penyisihan, terang mantan penggawa Persija Jakarta tersebut.
Di bagian lainnya, Ketua Panitia Penyelenggara Matador Anniversary Cup I, Heru Pujihartono berharap, ke depannya menjadi agenda tahunan. Sehingga, kompetisi amatir tersebut dapat menggairahkan persepakbolaan Indonesia.
Kami tidak ingin berpangku tangan menunggu arahan dari PSSI atau pihak lainnya. semoga saja, kegiatan semacam ini semakin banyak dilakukan pihak-pihak lainnya. Termasuk, menjaring minat sponsor untuk membantu bergulirnya kompetisi, sebutnya.
Kompetisi yang berlangsung sejak 1 Juli 2012 tersebut, diterangkan Heru, memiliki cita-cita utama berupaya menjalankan pengembangan sepakbola amatir. Selain itu, untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta Matador FC yang ke-1 dan Yon Zikon 14/ SWC yang ke- 47.
Semakin banyak kompetisi, tentu semakin banyak pula warna baru pada sepak bola amatir di Indonesia. Alhasil, banyak pula pemain-pemain potensial yang muncul nantinya, tegasnya. (esa/dzi)
Hal tersebut setelah, tim asuhan Firmandoyo mengalahkan Jakarta Matador FC dengan skor 2-0.
Sebagai tuan rumah, Jakarta Matador FC memang mampu menguasai jalan pertandingan. Namun, kerasnya upaya Nasokha dan kawan-kawan yang ingin merebut kemenangan, membuat tim PON Jateng tampil habis-habisan. Alhasil, dua penggawanya bergantian untuk mencetak gol, Vidi H di menit ke-58 dan Yudi S di menit ke-86.
Sejak awal, para pemain sudah kami ingatkan untuk tidak tertekan. Sebab, tidak dapat dipungkiri, bermain di kandang lawan membuat posisi kami dalam kondisi yang kurang aman, terang pelatih PON Jateng, Firmandoyo, kepada Bola.net usai pertandingan.
Dilanjutkannya, pasukannya akan terus dimatangkan dengan meningkatkan teknik dan taktik. Apalagi, tidak ada penyusutan dari segi jumlah pemain.
Kalau fisik, rasanya sudah bagus. Para pemain mampu bermain konstan selama 90 menit, ujarnya.
Terpisah, pelatih Jakarta Matador FC, Francis Wewengkang mengaku sangat menyayangkan pencapaian timnya. Pasalnya, dirinya berharap jika Pujiantoro dan kawan-kawan dapat meneruskan tren positif permainan hingga menyabet gelar juara.
Melihat permain tadi, agak kurang puas. Sebab, ada beberapa posisi yang msih kurang baik. Yakni, tidak tampil konsisten seperti di babak penyisihan, terang mantan penggawa Persija Jakarta tersebut.
Di bagian lainnya, Ketua Panitia Penyelenggara Matador Anniversary Cup I, Heru Pujihartono berharap, ke depannya menjadi agenda tahunan. Sehingga, kompetisi amatir tersebut dapat menggairahkan persepakbolaan Indonesia.
Kami tidak ingin berpangku tangan menunggu arahan dari PSSI atau pihak lainnya. semoga saja, kegiatan semacam ini semakin banyak dilakukan pihak-pihak lainnya. Termasuk, menjaring minat sponsor untuk membantu bergulirnya kompetisi, sebutnya.
Kompetisi yang berlangsung sejak 1 Juli 2012 tersebut, diterangkan Heru, memiliki cita-cita utama berupaya menjalankan pengembangan sepakbola amatir. Selain itu, untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta Matador FC yang ke-1 dan Yon Zikon 14/ SWC yang ke- 47.
Semakin banyak kompetisi, tentu semakin banyak pula warna baru pada sepak bola amatir di Indonesia. Alhasil, banyak pula pemain-pemain potensial yang muncul nantinya, tegasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
MU dan Liverpool Patah Hati! Yan Diomande Pilih Gabung Raksasa Eropa Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:50
-
Sunderland Tolak Penawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:30
-
AC Milan Inginkan Mason Mount, MU: Enggak Dulu!
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:10
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 09:00
-
Sunderland Tolak Tawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 08:41
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 08:00
-
Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
Piala Dunia 29 Juni 2026, 07:00
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41







