Tim PSMS Medan Dibubarkan
Editor Bolanet | 26 Mei 2011 13:30
Sekretaris PSMS Medan, Idris, di Medan, Rabu malam, mengatakan, pengurus secara resmi telah membubarkan tim mengingat putaran kompetisi Liga Ti-Phone musim 2010/2011 telah berakhir, demikian juga dengan kontrak para pemain.
"Terhitung mulai pukul 20.00 WIB malam ini, tim PSMS Medan dibubarkan. Mengenai hak-hak pemain, dan pelatih beserta asistennya juga sudah kita penuhi semuanya sesuai dengan kontraknya masing-masing saat mulai bergulirnya musim kompetisi hingga berakhir," katanya.
Kedepan, sekitar pertengahan Agustus 2011, pengurus PSMS Medan akan kembali menggelar rapat untuk membentuk tim baru, baik melalui seleksi maupun memanggil kembali pemain lama yang dinilai cukup baik untuk kembali memperkuat tim PSMS yang baru.
Dia juga berharap masukan dari berbagai pihak mengenai pemain-pemain yang layak untuk memperkuat PSMS setelah sebelumnya melewati seleksi yang ditentukan kemudian. Ia berharap skuad yang memperkuat PSMS kedepan dapat lebih baik lagi hingga dapat membawa klub kebanggaan warga Kota Medan itu masuk ke Liga Super Indonesia (LSI).
Mengenai nasib pelatih Suharto dan asistennya Edi Syahputra apakah akan tetap melatih PSMS Medan, ia mengaku belum dapat menentukan apakah keduanya akan dipanggil kembali atau tidak atau pengurus memilih pelatih baru.
"Semuanya tergantung rapat pengurus nantinya pada pertengahan Agustus mendatang. Kalau pengurus menyatakan Suharto layak dipanggil kembali untuk menangani tim PSMS yang baru, maka dia akan kita panggil," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga membeberkan selama menjalani putaran kompetisi Liga Ti-Phone musim 2010/2011 tersebut, PSMS Medan telah menghabiskan dana sebesar Rp 11,3 miliar untuk biaya operasional.
Sebanyak Rp 7 miliar dari dana operasional tersebut diperoleh dari bantuan anggaran APBD Kota Medan dan sisanya dicari pengurus serta manajemen dari berbagai pihak, baik sponsor maupun pihak-pihak lainnya yang bersimpati terhadap PSMS Medan.
"Kita menyadari selama musim kompetisi banyak kekurangan yang dialami. Kedepan kita berharap dapat lebih baik lagi terutama dalam hal pendanaan terutama yang diperoleh dari sponsor dalam hal ini tentunya Ketua Umum Rahudman Harahap dapat mencarikan solusi terbaik," katanya. (ant/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kanada vs Qatar: Kemenangan Bersejarah Dibayangi Cedera Mengerikan
Piala Dunia 19 Juni 2026, 08:00
-
Kanada vs Qatar Berakhir 6-0, Klasemen Grup B Piala Dunia 2026 Memanas
Piala Dunia 19 Juni 2026, 07:23
-
Man of the Match Kanada vs Qatar: Jonathan David
Piala Dunia 19 Juni 2026, 07:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Korea Selatan 19 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:30
-
Man of the Match Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Johan Manzambi
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:15
-
Tempat Menonton Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 19 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:00
-
5 Prediksi Pra-Piala Dunia 2026 yang Kini Terlihat Kocak
Piala Dunia 19 Juni 2026, 02:05
-
Rahasia Lionel Messi di Balik Awal Gemilang Argentina
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:54
-
Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir Manuel Neuer Bersama Jerman
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:47
-
Ayah Lionel Messi di Bawah Pengawasan Medis
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






