Timnas U-23 Diduga Terlibat Pengaturan Skor, Ini Kata Kemenpora
Editor Bolanet | 19 Juni 2015 23:58
- Kasus dugaan pengaturan skor yang menimpa tim nasional Indonesia U-23 di SEA Games 2015, Singapura, masih belum menemukan kepastian. Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan sekaligus Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan jika pihaknya tidak mempercayai hal tersebut.
Namun jika nantinya terbukti, dilanjutkan Gatot, maka pelakunya harus diproses secara hukum.
Saat ini, masih dugaan saja. Jika nanti itu terbukti, itu harus diproses secara hukum. Namun saat ini, Kemenpora, saya, Pak Menteri (Imam Nahrawi) dan yang lainnya tidak percaya itu terjadi, tambah Gatot.
Sekali lagi, khusus untuk masalah match fixing SEA Games, sampai sekarang saya masih belum percaya jika para pemain itu terindikasi pengaturan skor. Hal ini karena ibaratnya mereka sudah jatuh tertimpa tangga, pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Tran Quoc Tuan, tidak ketinggalan memantau perkembangan kabar tersebut. Bahkan, persoalan tersebut sebelumnya juga menjadi bahan pemberitaan media Vietnam. Itu karena, Vietnam tidak lepas dari terpaan miring yang muncul.
Mereka harus menyelidiki. Saya tidak bisa mengomentari informasi ini, ujar Tran Quoc Tuan seperti dikutip dari VTC News.
Masih diberitakan VTC News, pimpinan Timnas U-23 Vietnam di SEA Games 2015, Doung Vu Lam, menyatakan bahwa pihaknya tidak terlibat.
Vietnam disebut telah melakukan upaya terbaik untuk mendapatkan medali. Doung Vu Lam juga menyebut itu adalah urusan di internal sepak bola Indonesia sehingga tidak terkait dengan Vietnam. (esa/dzi)
Namun jika nantinya terbukti, dilanjutkan Gatot, maka pelakunya harus diproses secara hukum.
Saat ini, masih dugaan saja. Jika nanti itu terbukti, itu harus diproses secara hukum. Namun saat ini, Kemenpora, saya, Pak Menteri (Imam Nahrawi) dan yang lainnya tidak percaya itu terjadi, tambah Gatot.
Sekali lagi, khusus untuk masalah match fixing SEA Games, sampai sekarang saya masih belum percaya jika para pemain itu terindikasi pengaturan skor. Hal ini karena ibaratnya mereka sudah jatuh tertimpa tangga, pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Tran Quoc Tuan, tidak ketinggalan memantau perkembangan kabar tersebut. Bahkan, persoalan tersebut sebelumnya juga menjadi bahan pemberitaan media Vietnam. Itu karena, Vietnam tidak lepas dari terpaan miring yang muncul.
Mereka harus menyelidiki. Saya tidak bisa mengomentari informasi ini, ujar Tran Quoc Tuan seperti dikutip dari VTC News.
Masih diberitakan VTC News, pimpinan Timnas U-23 Vietnam di SEA Games 2015, Doung Vu Lam, menyatakan bahwa pihaknya tidak terlibat.
Vietnam disebut telah melakukan upaya terbaik untuk mendapatkan medali. Doung Vu Lam juga menyebut itu adalah urusan di internal sepak bola Indonesia sehingga tidak terkait dengan Vietnam. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
-
Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
Tenis 9 Februari 2026, 13:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














