Timo: Aturan FIFA Bantu Bangun Karakter Pemain Muda
Editor Bolanet | 23 Februari 2012 14:25
- Peraturan FIFA, yang menyatakan bahwa tidak ada pemberian hadiah berupa trofi, uang atau medali bagi kejuaraan di bawah U-19, disambut baik oleh Timo Scheunemann. Menurut Direktur Pengembangan Usia Muda PSSI ini, kebijakan ini sangat berarti bagi program pembinaan karakter pemain muda.
Sesungguhnya, ini merupakan hal yang sudah disyaratkan FIFA sejak 2008. Sayang tidak ada yang mensosialisasikan peraturan ini apalagi mematuhinya. Padahal, sesungguhnya, suka-tidak suka, kita harus tunduk pada organisasi induk, ungkap Timo pada .
Lebih lanjut, Timo menyatakan bahwa kebijakan FIFA ini bakal sangat membantu program pembinaan pemain muda, terutama di bidang karakter. Peraturan ini sangat membantu kita untuk membumihanguskan kebiasaan curi umur dan lain-lain demi ketenaran Sekolah Sepak Bola (SSB). Padahal, SSB bertugas mencetak pemain-pemain andal bukan sekedar mengoleksi gelar, ujarnya.
Bahkan, misalnya para pemain ini tidak jadi pemain profesional atau pemain timnas, paling tidak, kita sudah menciptakan manusia-manusia dengan karakter bagus lewat sepak bola. Itu yang membanggakan. Jangan melulu berpikir kedaerahan, klub atau ego semata. Yang perlu dibudayakan adalah berpikir demi kepentingan Indonesia, tandas pemegang lisensi kepelatihan A UEFA itu. (den/mac)
Sesungguhnya, ini merupakan hal yang sudah disyaratkan FIFA sejak 2008. Sayang tidak ada yang mensosialisasikan peraturan ini apalagi mematuhinya. Padahal, sesungguhnya, suka-tidak suka, kita harus tunduk pada organisasi induk, ungkap Timo pada .
Lebih lanjut, Timo menyatakan bahwa kebijakan FIFA ini bakal sangat membantu program pembinaan pemain muda, terutama di bidang karakter. Peraturan ini sangat membantu kita untuk membumihanguskan kebiasaan curi umur dan lain-lain demi ketenaran Sekolah Sepak Bola (SSB). Padahal, SSB bertugas mencetak pemain-pemain andal bukan sekedar mengoleksi gelar, ujarnya.
Bahkan, misalnya para pemain ini tidak jadi pemain profesional atau pemain timnas, paling tidak, kita sudah menciptakan manusia-manusia dengan karakter bagus lewat sepak bola. Itu yang membanggakan. Jangan melulu berpikir kedaerahan, klub atau ego semata. Yang perlu dibudayakan adalah berpikir demi kepentingan Indonesia, tandas pemegang lisensi kepelatihan A UEFA itu. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











