Tolong Wasit, Spaso Malah Dapat Kartu Merah
Editor Bolanet | 28 Mei 2012 13:10
- Striker PSM Makassar, Ilija Spasojevic, masih kesal dengan kartu merah yang diberikan wasit kepadanya. Sampai saat ini, Spaso masih bingung mengapa dirinya mendapat kartu merah tersebut.
Spaso diganjar kartu merah saat menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (26/5). Kartu tersebut diterima hanya beberapa menit setelah Spaso berhasil menjebol gawang Persiraja melalui titik putih.
Kejadian berawal saat pemain Persiraja protes karena Almeida dijatuhkan di dekat kotak penalti tapi tidak ada tiupan peluit dari wasit. Pemain PSM juga ikut mengerumuni wasit, termasuk Spaso. Tiba-tiba Spaso terjatuh sehingga merebak kericuhan.
Spaso mengaku tidak habis pikir dirinya mendapat kartu merah langsung. Alasan wasit Hidayat yang menudingnya diving dan bersitegang dengan Djibril, dinilainya tidak cukup kuat untuk mendapatkan kartu merah.
Saya tidak terima kartu merah itu karena saya tidak pantas mendapatkannya. Wasit tidak adil dan keliru. Saya ingin menolong wasit karena ditekan pemain Persiraja, ujar Spaso.
Justru pemain Persiraja (Djibril) yang menendang dan membenturkan kepalanya di wajah saya sehingga mulut saya berdarah. Tetapi, mengapa saya yang diberi kartu merah juga, ujar pemain asal Montenegro itu.
Wajar jika Spaso meradang karena kartu merah tersebut. Karena, selama kariernya sebagai pemain sepakbola profesional, ini pertama kalinya menerima kartu merah langsung.
Jujur saya lelah dan tidak mengerti dengan wasit di Indonesia. Saya datang ke Indonesia hanya untuk bermain bola dan untuk kasus ini, saya tidak terima karena saya tidak pantas mendapatkannya, ungkap pemain bernomor punggung 9 itu.
Manajemen PSM sudah melihat tayangan pertandingan tersebut dan melihat tidak ada kejadian yang membuat Spaso harus menerima kartu merah langsung. General Manager Finance PSM, Ishlah Idrus, mengatakan bahwa manajemen sudah melayangkan surat protes kepada PSSI dan PT LPIS selaku penyelenggara IPL.
Manajemen dan Spaso berharap agar kartu merahnya diputihkan. Kami berharap LPIS mau memutihkan kartu merah Spaso. Karena sudah jelas yang dirugikan adalah PSM,” terang Ishlah. (nda/end)
Spaso diganjar kartu merah saat menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (26/5). Kartu tersebut diterima hanya beberapa menit setelah Spaso berhasil menjebol gawang Persiraja melalui titik putih.
Kejadian berawal saat pemain Persiraja protes karena Almeida dijatuhkan di dekat kotak penalti tapi tidak ada tiupan peluit dari wasit. Pemain PSM juga ikut mengerumuni wasit, termasuk Spaso. Tiba-tiba Spaso terjatuh sehingga merebak kericuhan.
Spaso mengaku tidak habis pikir dirinya mendapat kartu merah langsung. Alasan wasit Hidayat yang menudingnya diving dan bersitegang dengan Djibril, dinilainya tidak cukup kuat untuk mendapatkan kartu merah.
Saya tidak terima kartu merah itu karena saya tidak pantas mendapatkannya. Wasit tidak adil dan keliru. Saya ingin menolong wasit karena ditekan pemain Persiraja, ujar Spaso.
Justru pemain Persiraja (Djibril) yang menendang dan membenturkan kepalanya di wajah saya sehingga mulut saya berdarah. Tetapi, mengapa saya yang diberi kartu merah juga, ujar pemain asal Montenegro itu.
Wajar jika Spaso meradang karena kartu merah tersebut. Karena, selama kariernya sebagai pemain sepakbola profesional, ini pertama kalinya menerima kartu merah langsung.
Jujur saya lelah dan tidak mengerti dengan wasit di Indonesia. Saya datang ke Indonesia hanya untuk bermain bola dan untuk kasus ini, saya tidak terima karena saya tidak pantas mendapatkannya, ungkap pemain bernomor punggung 9 itu.
Manajemen PSM sudah melihat tayangan pertandingan tersebut dan melihat tidak ada kejadian yang membuat Spaso harus menerima kartu merah langsung. General Manager Finance PSM, Ishlah Idrus, mengatakan bahwa manajemen sudah melayangkan surat protes kepada PSSI dan PT LPIS selaku penyelenggara IPL.
Manajemen dan Spaso berharap agar kartu merahnya diputihkan. Kami berharap LPIS mau memutihkan kartu merah Spaso. Karena sudah jelas yang dirugikan adalah PSM,” terang Ishlah. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI! Ilija Spasojevic Gabung Bhayangkara FC di Liga 2
Bola Indonesia 13 Juli 2024, 15:54
-
RESMI: Bali United dan Ilija Spasojevic Berpisah
Bola Indonesia 12 Juli 2024, 15:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 19:45
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 18:53
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












