Tondo: Rekonsiliasi Klub Sesuai Kriteria Profesional AFC
Editor Bolanet | 17 Mei 2012 12:20
- Tawaran rekonsiliasi yang dilontarkan oleh PSSI pada pengelola kompetisi Indonesia Super League (ISL) memang masih belum mendapat sambutan. Namun, sudah ada beberapa spekulasi mengenai skenario rekonsiliasi bagi klub-klub yang ikut terpecah manajemennya dan bermain di dua kompetisi, Indonesian Premier League (IPL) dan ISL.
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, sejauh ini belum ada pembahasan mengenai nasib klub-klub yang ikut mengalami dualisme, apabila rekonsiliasi terjadi. Namun yang jelas, menurutnya, skenario rekonsiliasi klub-klub ini tidak akan lepas dari tawaran PSSI dalam rekonsiliasi kompetisi.
Dalam tawaran yang dilontarkan PSSI pada PT. Liga Indonesia, sebagai pengelola ISL, tercantum jelas persyaratan klub yang akan menjadi peserta kompetisi adalah klub yang telah sanggup memenuhi kriteria profesional sesuai aturan AFC, ungkap Tondo pada .
Kan, ada beberapa persyaratan klub itu dianggap profesional oleh AFC. Syarat-syarat itu terkait dengan legalitas, finansial, infrastruktur, sporting dan personal. Ya kita kembalikan saja ke sana, sambungnya.
Sebelumnya, sempat ada usulan lain mengenai skenario rekonsiliasi klub yang mengalami dualisme. Salah satunya berasal dari Bernhard Limbong. Menurut Ketua Komisi Disiplin PSSI ini, klub-klub yang juga mengalami dualisme diadu dalam sebuah pertandingan dan pemenangnya akan masuk ke kompetisi anyar. Namun, usulan ini justru tidak mendapat respon positif dari klub-klub yang mengalami dualisme, bahkan justru menjadi sebuah olok-olok tersendiri. (den/row)
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, sejauh ini belum ada pembahasan mengenai nasib klub-klub yang ikut mengalami dualisme, apabila rekonsiliasi terjadi. Namun yang jelas, menurutnya, skenario rekonsiliasi klub-klub ini tidak akan lepas dari tawaran PSSI dalam rekonsiliasi kompetisi.
Dalam tawaran yang dilontarkan PSSI pada PT. Liga Indonesia, sebagai pengelola ISL, tercantum jelas persyaratan klub yang akan menjadi peserta kompetisi adalah klub yang telah sanggup memenuhi kriteria profesional sesuai aturan AFC, ungkap Tondo pada .
Kan, ada beberapa persyaratan klub itu dianggap profesional oleh AFC. Syarat-syarat itu terkait dengan legalitas, finansial, infrastruktur, sporting dan personal. Ya kita kembalikan saja ke sana, sambungnya.
Sebelumnya, sempat ada usulan lain mengenai skenario rekonsiliasi klub yang mengalami dualisme. Salah satunya berasal dari Bernhard Limbong. Menurut Ketua Komisi Disiplin PSSI ini, klub-klub yang juga mengalami dualisme diadu dalam sebuah pertandingan dan pemenangnya akan masuk ke kompetisi anyar. Namun, usulan ini justru tidak mendapat respon positif dari klub-klub yang mengalami dualisme, bahkan justru menjadi sebuah olok-olok tersendiri. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















