Tony Ho Minta Keadilan ke PSSI
Editor Bolanet | 14 Desember 2013 19:45
- Asisten pelatih , Tony Ho meminta keadilan ke induk sepakbola di Indonesia, PSSI, atas gajinya selama dua setengah bulan yang belum dibayarkan oleh manajemen sebesar Rp 50 juta. Tony berharap ada tindakan dari PSSI.
Menurut Tony, sebagai induk dari seluruh aspek yang berbau sepakbola di Indonesia, PSSI harusnya melihat dan mendengar apa yang menjadi keluhannya. PSSI adalah orang tua kita. Ke mana lagi saya harus mengadu, ucap Tony.
Tony memang sudah melaporkan masalah tunggakan gajinya yang belum dibayarkan oleh Arema ke PSSI, akhir November lalu. Namun hingga kini belum ada tanggapan maupun reaksi dari organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin tersebut.
Saya selalu bicara jujur. Saya berani bicara seperti ini karena saya benar, tegas pelatih asal Makassar ini dengan nada berapi-api.
Seperti yang diketahui, Tony menuntut agar manajemen Arema membayarkan gajinya selama dua setengah bulan dengan nilai kurang lebih Rp 50 juta. Tunggakan gaji terjadi kala Tony masih menjadi asisten pelatih di Arema musim 2010-2011 lalu.
Tony berang karena manajemen Arema justru meminta Tony menagih gajinya ke Irsyad Aras. Singo Edan berdalih, gaji Tony sudah dibawa oleh mantan pemain Persela itu. Masalahnya, hingga saat ini Tony belum pernah menerima sepeser pun. (faw/hsw)
Menurut Tony, sebagai induk dari seluruh aspek yang berbau sepakbola di Indonesia, PSSI harusnya melihat dan mendengar apa yang menjadi keluhannya. PSSI adalah orang tua kita. Ke mana lagi saya harus mengadu, ucap Tony.
Tony memang sudah melaporkan masalah tunggakan gajinya yang belum dibayarkan oleh Arema ke PSSI, akhir November lalu. Namun hingga kini belum ada tanggapan maupun reaksi dari organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin tersebut.
Saya selalu bicara jujur. Saya berani bicara seperti ini karena saya benar, tegas pelatih asal Makassar ini dengan nada berapi-api.
Seperti yang diketahui, Tony menuntut agar manajemen Arema membayarkan gajinya selama dua setengah bulan dengan nilai kurang lebih Rp 50 juta. Tunggakan gaji terjadi kala Tony masih menjadi asisten pelatih di Arema musim 2010-2011 lalu.
Tony berang karena manajemen Arema justru meminta Tony menagih gajinya ke Irsyad Aras. Singo Edan berdalih, gaji Tony sudah dibawa oleh mantan pemain Persela itu. Masalahnya, hingga saat ini Tony belum pernah menerima sepeser pun. (faw/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
BRI Super League: 2000 Bonek Dukung Persebaya Melawan Persija di SUGBK
Bola Indonesia 10 April 2026, 09:28
LATEST UPDATE
-
Saran untuk Lamine Yamal: Jangan Banyak Bicara
Liga Spanyol 17 April 2026, 09:45
-
Sudah Tersingkir dari UCL, Barcelona Masih Ajukan Protes ke UEFA
Liga Champions 17 April 2026, 09:15
-
Prediksi Inter vs Cagliari 18 April 2026
Liga Italia 17 April 2026, 09:08
-
Saran untuk Liverpool: Pecat Arne Slot dan Pilih Xabi Alonso
Liga Inggris 17 April 2026, 09:07
-
Man City vs Arsenal: Demi Juara, Arteta Diminta Cadangkan Viktor Gyokeres
Liga Inggris 17 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 17 April 2026, 08:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00







