Transisi Bertahan Jadi Fokus Utama Persebaya jelang Hadapi Persita di BRI Super League
Gia Yuda Pradana | 31 Maret 2026 19:29
Bola.net - Persebaya Surabaya mulai membenahi sektor pertahanan menjelang duel penting menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26. Tim asal Kota Pahlawan itu berupaya memperbaiki koordinasi lini belakang yang kerap bermasalah.
Persebaya menjadi perhatian setelah rentetan kebobolan dalam beberapa laga terakhir. Masalah utama terlihat pada transisi defensif yang belum berjalan optimal saat kehilangan bola.
Persebaya kini memprioritaskan keseimbangan antara lini depan dan belakang agar tidak kembali kehilangan poin di Liga 1. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dalam sesi latihan terbaru.
Transisi Bertahan Jadi Fokus Utama

Pelatih Bernardo Tavares menaruh perhatian besar pada buruknya koordinasi saat tim kehilangan penguasaan bola. Kondisi ini dinilai menjadi penyebab utama banyaknya gol yang bersarang ke gawang tim.
Dalam periode sejak 10 Januari, Persebaya mencatat empat kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Catatan tersebut menunjukkan performa yang belum sepenuhnya stabil di kompetisi.
Produktivitas gol sebenarnya cukup baik dengan torehan 15 gol dalam sembilan pertandingan. Namun, jumlah kebobolan yang sama menjadi indikasi lemahnya organisasi lini pertahanan.
Evaluasi Usai Kekalahan Telak

Kekalahan mencolok 1-5 dari Borneo FC menjadi alarm keras bagi tim pelatih. Laga itu memperlihatkan rapuhnya struktur pertahanan saat menghadapi tekanan lawan.
Sebagian besar gol yang bersarang terjadi dalam tiga pertandingan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa masalah bukan hanya insidental, tetapi sudah menjadi pola yang perlu segera diperbaiki.
"Target kami adalah memperbaiki kesalahan pada pertandingan terakhir. Kami memerlukan pemain yang memiliki keseimbangan defensif mumpuni agar tidak mengalami kerugian lagi karena penempatan diri pemain sebelumnya tidak begitu bagus," ujar Tavares, dikutip dari ileague.id.
Penekanan pada Keseimbangan Tim

Persebaya kini menitikberatkan latihan pada prinsip garis pertahanan dan pengambilan keputusan saat transisi. Fokus tersebut diharapkan mampu meningkatkan disiplin posisi pemain sepanjang pertandingan.
"Kami menyusun beberapa prinsip garis pertahanan dan juga skema menyerang, seperti hal penting saat kami menguasai bola. Keseimbangan ini perlu lebih baik karena kami kemasukan banyak gol melalui proses serangan balik lawan," lanjut Tavares.
Selain lini belakang, sektor serang juga mendapat perhatian agar lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Pendekatan ini diharapkan menciptakan keseimbangan antara agresivitas dan kehati-hatian.
Dengan pembenahan ini, Persebaya optimistis dapat tampil lebih solid saat menjamu Persita Tangerang, Sabtu (4/4). Kedisiplinan dan pemahaman ruang menjadi kunci untuk meredam ancaman lawan dan mengamankan hasil maksimal.
Sumber: ileague.id
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Riyatno Abiyoso yang Makin Bersinar di PSIM
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 20:54
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Riyatno Abiyoso yang Makin Bersinar di PSIM
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 20:54
-
Newcastle Buka Peluang Jual Sandro Tonali, Manchester United Siap Menerkam
Liga Inggris 31 Maret 2026, 19:51
-
RESMI: AC Milan Amankan Penyerang Muda Asal Montenegro, Andrej Kostic
Liga Italia 31 Maret 2026, 19:24
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56












