UN Jadi Alasan Larangan Konvoi Aremania
Editor Bolanet | 6 April 2016 16:41
Kasihan adik-adik yang sedang Unas. Kasihan masyarakat Malang. Kemarin ada perempuan ketakutan di situ, diteror, kasihan kan, kata Kapolres Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono di Malang, Rabu (6/4).
Pihak keamanan bertindak tegas kepada Aremania yang melakukan konvoi. Perayaan kemenangan Arema sudah dirasakan cukup, karena itu dilakukan penilangan jika terjadi pelanggaran lalu lintas.
Para peserta konvoi yang melanggar lalu lintas langsung ditilang. Dilarang berboncengan tiga, mobil box juga tidak boleh digunakan mengangkut orang, karena memang bukan peruntukannya, terangnya.
Pihak keamanan tidak memberikan izin konvoi. Para pengguna jalan harus melengkapi diri seperti pengguna jalan lain.
Konvoi tidak diperbolehkan, harus dirayakan di masing-masing wilayah. Tidak boleh yang kabupaten masuk ke Kota Malang. Konvoi yang dilayani di kota saja. Yang melanggar akan kita tilang, katanya.
Decky mengaku telah melakukan koordinasi dengan para koordinator Aremania agar bisa kondusif. Para personel juga disiagakan, termasuk dari Brimob Polda Jawa Timur.
Kita sudahi konvoi. Saya cukupkan. Tidak pakai helm akan ditangkap per hari ini. Tadi sudah ada kesepakatan. Ada penanggungjawabnya, ada seniornya, katanya.
Sementara itu di depan Stasiun Kota Baru didirikan dua pos tenda pengamanan. Stasiun Kota Baru menjadi tempat berkumpul Aremania, karena memang berdekatan dengan Kantor Arema Cronus, dan patung Singga yang menjadi identitas. Puluhan Aremania ditilang, bahkan sebagian berusaha dibubarkan.
Udin Muharto, salah satu koordinator konvoi berusaha melobi Kapolresta. Namun konvoi tidak mendapat izin, kendati para Aremania sudah banyak berkumpul. Kapolres minta jaminan tidak terjadi pelanggaran.
Koordinasi dengan Kapolres soal konvoi. Aremania diminta pakai helm, kita lakukan koordinasi, katanya. [initial]
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







