Vincenzo Bicara Pemecatannya dari PSIS Semarang
Serafin Unus Pasi | 24 Agustus 2018 10:45
- Pelatih asal Italia, Vincenzo Alberto Annese mengaku sedih karena harus lebih cepat meninggalkan PSIS Semarang, hal itu karena manajemen memecatnya dari posisi pelatih kepala.
Padahal menurut Vincenzo, dirinya sangat mencintai PSIS Semarang terutama loyalitas suporter Laskar Mahesa Jenar. Termasuk para pemain dan ofisial yang sudah membantunya selama ini.
”Saya sangat sedih karena saya sangat cinta suporter, suporter selalu bersama saya, saya juga cinta tim saya, karena mereka juga selalu dengan saya,” ungkap Vincenzo kepada Bola.net.
Vincenzo percaya bahwa PSIS masih bisa meraih hasil maksimal bersamanya di sisa kompetisi. Bahkan pelatih berlisensi UEFA Pro ini yakin tim Kota Lumpia bisa bertahan di Liga 1.
”Saya mencurahkan seluruh hati saya untuk PSIS dan saya percaya PSIS masih bisa diselamatkan, tapi mereka tidak percaya saya, mungkin itu penyebabnya mereka memecat saya,” sambungnya.
Soal pemecatan dirinya, Vincenzo mengaku sudah mendapat penjelasan dari manajemen. Salah satu alasan yang didapat Vincenzo karena dirinya dinilai gagal memberikan hasil maksimal, terutama pada tiga pertandingan terakhir.
”Tapi saya mendoakan yang terbaik untuk PSIS Semarang dan saya ingin PSIS tetap bertahan di Liga 1,” pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persik vs Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 Mei 2026, 15:27
LATEST UPDATE
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Mei 2026, 12:07
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 11:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13















