Wasit Asing Berpeluang Pimpin Laga di Kompetisi Indonesia
Editor Bolanet | 26 April 2013 15:40
- Komite Wasit Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), rupanya tidak tinggal diam terkait insiden pemukulan wasit yang terjadi dalam pentas kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013. Wacana penggunaan wasit asing untuk memimpin laga di kompetisi Indonesia kini mulai diapungkan.
Kejadian tersebut, menimpa wasit Muhaimin ketika Persiwa Wamena dikalahkan Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor 2-1, dalam lanjutan kompetisi ISL, di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/4) petang.
Muhaimin yang memutuskan menghadiahkan penalti kepada PBR, kemudian mendapatkan pukulan ke arah wajah dari pemain Persiwa, Pieter Romaropen. Akibatnya, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi berupa larang bermain bola seumur hidup untuk Rumaropen.
Karena itu, kami mewacanakan untuk menggunakan wasit asing berlisensi AFC. Terkait untung-ruginya hal tersebut, akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), pada 6 Mei mendatang, ujar Ketua Komite Wasit sekaligus anggota Exco PSSI, Robertho Rouw.
Padahal, saya sebenarnya paling benci atau menentang penggunaan wasit asing. Sebab, kita tidak kekurangan SDM-nya. Namun, demi mendapatkan perbandingan dan kompetisi yang lebih baik, kita harus realistis. Kalau wasit asing benar-benar diperlukan, bisa saja direalisasikan, sambungnya.
Dikatakannya lagi, untuk memuluskan rencana tersebut, akan berkoordinasi. Langsung dengan pihak-pihak terkait. Di antaranya, PT Liga Indonesia, selaku operator kompetisi ISL.
Tekad tersebut, menunjukkan eksistensi Komite Wasit PSSI dalam bekerja keras untuk melindungi dan memastikan kualitas kompetisi berjalan dengan baik. Termasuk, Komdis yang akan menghukum pemain dan official klub yang berperilaku buruk.
Ditambahkan Berto- panggilannya-PSSI sudah bertekad membasmi habis perilaku buruk perangkat pertandingan dan pemain serta official tim berkaitan dengan kualitas pertandingan. Komite Wasit dan Komdis akan bekerja sama untuk merealisasikannya.
Nantinya, akan dibahas berapa banyak kebutuhan wasit tersebut. Terutama, akan diturunkan dalam pertandingan-pertandingan yang menentukan. Misalnya saja, pada pertandingan yang menentukan posisi sebuah klub, terdegradasi atau tidak, imbuhnya. (esa/mac)
Kejadian tersebut, menimpa wasit Muhaimin ketika Persiwa Wamena dikalahkan Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor 2-1, dalam lanjutan kompetisi ISL, di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/4) petang.
Muhaimin yang memutuskan menghadiahkan penalti kepada PBR, kemudian mendapatkan pukulan ke arah wajah dari pemain Persiwa, Pieter Romaropen. Akibatnya, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi berupa larang bermain bola seumur hidup untuk Rumaropen.
Karena itu, kami mewacanakan untuk menggunakan wasit asing berlisensi AFC. Terkait untung-ruginya hal tersebut, akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), pada 6 Mei mendatang, ujar Ketua Komite Wasit sekaligus anggota Exco PSSI, Robertho Rouw.
Padahal, saya sebenarnya paling benci atau menentang penggunaan wasit asing. Sebab, kita tidak kekurangan SDM-nya. Namun, demi mendapatkan perbandingan dan kompetisi yang lebih baik, kita harus realistis. Kalau wasit asing benar-benar diperlukan, bisa saja direalisasikan, sambungnya.
Dikatakannya lagi, untuk memuluskan rencana tersebut, akan berkoordinasi. Langsung dengan pihak-pihak terkait. Di antaranya, PT Liga Indonesia, selaku operator kompetisi ISL.
Tekad tersebut, menunjukkan eksistensi Komite Wasit PSSI dalam bekerja keras untuk melindungi dan memastikan kualitas kompetisi berjalan dengan baik. Termasuk, Komdis yang akan menghukum pemain dan official klub yang berperilaku buruk.
Ditambahkan Berto- panggilannya-PSSI sudah bertekad membasmi habis perilaku buruk perangkat pertandingan dan pemain serta official tim berkaitan dengan kualitas pertandingan. Komite Wasit dan Komdis akan bekerja sama untuk merealisasikannya.
Nantinya, akan dibahas berapa banyak kebutuhan wasit tersebut. Terutama, akan diturunkan dalam pertandingan-pertandingan yang menentukan. Misalnya saja, pada pertandingan yang menentukan posisi sebuah klub, terdegradasi atau tidak, imbuhnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








