10 Pemain Arsenal yang Pulang Lebih Cepat dari Timnas: Siapa Saja dan Apa Penyebabnya?

Asad Arifin | 31 Maret 2026 19:49
10 Pemain Arsenal yang Pulang Lebih Cepat dari Timnas: Siapa Saja dan Apa Penyebabnya?
Eberechi Eze merayakan gol pembuka bersama rekan-rekan setimnya dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Arsenal vs Leverkusen di Emirates Stadium, 18 Maret 2026 (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Jeda internasional Maret 2026 menghadirkan cerita unik bagi Arsenal. Dari 18 pemain yang dipanggil ke tim nasional, 10 di antaranya justru kembali lebih cepat ke klub.

Situasi ini langsung memicu perhatian publik. Arsenal sedang berada di fase krusial musim dengan peluang meraih tiga gelar sekaligus.

Advertisement

Kondisi tersebut membuat setiap keputusan terkait pemain menjadi sangat sensitif. Apalagi jika menyangkut kebugaran dan ketersediaan pemain.

Sebagian pemain memang mengalami cedera. Namun, ada pula kasus yang memunculkan spekulasi terkait alasan sebenarnya.

Apa yang sebenarnya terjadi pada 10 pemain Arsenal ini? Berikut ulasan lengkapnya.

1 dari 11 halaman

Eberechi Eze: Cedera Betis yang Mengkhawatirkan

Eberechi Eze: Cedera Betis yang Mengkhawatirkan

Selebrasi gelandang Arsenal, Eberechi Eze usai mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen pada leg kedua 16 besar Liga Champions, 18 Maret 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Eberechi Eze harus meninggalkan timnas Inggris lebih cepat. Ia mengalami cedera betis yang cukup serius.

Cedera ini bahkan membuatnya absen di final Piala Carabao. Arsenal masih menunggu kepastian durasi pemulihan.

Perkiraan awal menyebut Eze bisa absen hingga enam pekan. Namun, klub berharap kondisinya tidak separah itu.

2 dari 11 halaman

Noni Madueke: Kabar Baik di Balik Ketakutan

Noni Madueke: Kabar Baik di Balik Ketakutan

Noni Madueke berduel lawan Federico Valverde di laga Inggris vs Uruguay, Sabtu (28/03/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Noni Madueke sempat membuat khawatir. Ia terlihat pincang saat laga di Wembley antara Inggris melawan Uruguay yang berakhir dengan skor 1-1.

Ia bahkan meninggalkan stadion dengan penyangga kaki. Situasi ini sempat menimbulkan kepanikan.

Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi lebih baik. Ia hanya akan absen beberapa hari.

3 dari 11 halaman

Piero Hincapie: Cedera Tanpa Kejelasan

Piero Hincapie: Cedera Tanpa Kejelasan

Selebrasi Piero Hincapie dalam laga Liga Inggris antara Wolverhampton vs Arsenal, Kamis (19/2/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Piero Hincapie mengalami cedera saat membela Ekuador. Ia ditarik keluar pada menit ke-70.

Setelah itu, ia langsung meninggalkan skuad. Ia tidak tampil pada laga berikutnya.

Federasi hanya menyebut pemeriksaan medis dilakukan. Tidak ada detail lanjutan soal kondisinya.

4 dari 11 halaman

Jurrien Timber: Belum Pulih Sepenuhnya

Jurrien Timber: Belum Pulih Sepenuhnya

Pemain Arsenal, Jurrien Timber (kiri), dan pemain Liverpool, Cody Gakpo, berlari mengejar bola dalam pertandingan Liga Inggris, Jumat (9/1/2026). (AP Photo) (c) AP Photo/Ian Walton

Jurrien Timber tidak ikut jeda internasional. Ia masih dalam proses pemulihan cedera.

Bek Belanda itu sempat terlihat pincang saat laga sebelumnya. Kondisinya belum siap untuk bertanding.

Keputusan ini dinilai wajar. Arsenal tidak ingin mengambil risiko tambahan.

5 dari 11 halaman

Martin Zubimendi: Risiko yang Dihindari

Martin Zubimendi: Risiko yang Dihindari

Jeremy Doku berduel dengan Martin Zubimendi dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 23 Maret 2026 (c) AP Photo/Richard Pelham

Martin Zubimendi merasakan masalah di lutut. Ia mengalami itu saat masuk sebagai pemain pengganti.

Timnas Spanyol memilih tidak mengambil risiko. Ia langsung dicoret dari skuad.

Langkah ini diambil demi menjaga kondisi jangka panjangnya. Arsenal tentu diuntungkan.

6 dari 11 halaman

Bukayo Saka: Kunci yang Dijaga Ketat

Bukayo Saka: Kunci yang Dijaga Ketat

Winger Arsenal, Bukayo Saka. (c) AP Photo/Martin Meissner

Bukayo Saka kembali lebih cepat ke Arsenal. Ia merasakan ketidaknyamanan saat latihan.

Kondisinya dianggap cukup mengkhawatirkan. Tim medis memutuskan ia tidak bermain.

Saka menjadi pemain vital Arsenal. Tidak heran jika klub sangat berhati-hati.

7 dari 11 halaman

Declan Rice: Sorotan Utama Tuchel

Declan Rice: Sorotan Utama Tuchel

Gelandang Arsenal, Declan Rice usai laga final Carabao Cup melawan Manchester City. The Gunners kalah 0-2 pada laga di Wembley tersebut. (c) AP Photo/Richard Pelham

Declan Rice juga mengalami situasi serupa dengan Saka. Ia tidak tampil meski dipanggil timnas.

“Mereka tiba dalam keadaan cedera. Kami tahu setelah final bahwa ada masalah,” ungkap Tuchel.

Rice disebut sudah lama merasakan gangguan dan terus dimainkan. Arsenal memilih fokus pada pemulihan.

8 dari 11 halaman

Leandro Trossard: Pemulihan yang Diprioritaskan

Leandro Trossard: Pemulihan yang Diprioritaskan

Aksi Leandro Trossard saat mengontrol bola di laga Arsenal melawan Manchester United, 25 Januari 2026 lalu. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Leandro Trossard mengalami masalah pinggul. Ia tetap bermain di final sebelum mundur.

Federasi Belgia menyebut keputusan ini untuk rehabilitasi optimal. Artinya, cedera jadi alasan utama.

Tidak ada indikasi masalah serius. Namun, kehati-hatian tetap diutamakan.

9 dari 11 halaman

William Saliba: Cedera Pergelangan Kaki

William Saliba: Cedera Pergelangan Kaki

Christian Kofane dan William Saliba berebut bola dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Arsenal vs Leverkusen di Emirates Stadium, 18 Maret 2026 (c) AP Photo/Ian Walton

William Saliba tampil penuh sebelum mundur dari timnas Prancis. Ia mengalami cedera pergelangan kaki.

Federasi langsung memanggil pengganti. Ini menunjukkan kondisinya cukup serius.

Namun, belum ada kepastian soal durasi absennya. Arsenal masih memantau.

10 dari 11 halaman

Gabriel Magalhaes: Masalah Lutut

Gabriel Magalhaes: Masalah Lutut

Reaksi Gabriel Magalhaes dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Gabriel Magalhaes juga mengalami cedera. Ia merasakan nyeri pada lutut kanan.

“Setelah pertandingan melawan Manchester City, atlet tersebut mengeluhkan nyeri di lutut kanannya,” kata Federasi Sepak Bola Brasil.

Tes medis menyatakan ia tidak layak bermain. Keputusan mundur pun diambil.

LATEST UPDATE