2 Alasan Mauricio Pochettino Mustahil Latih Arsenal
Asad Arifin | 25 November 2019 11:14
Bola.net - Mauricio Pochettino kini dikaitkan dengan banyak klub papan atas Eropa. Salah satunya adalah Arsenal. Akan tetapi, ada dua alasan yang membuat manajer berusia 47 tahun tersebut bakal menjadi melatih The Gunners.
Pochettino baru saja mengakhiri masa kerjanya bersama Tottenham. Dia dipecat usai hasil buruk pada awal musim 2019/2020. Pochettino sendiri sudah menjadi manajer Tottenham pada 2014 lalu.
Tottenham kini sudah memulai era baru bersam Jose Mourinho, sang manajer baru. Pada laga perdana di bawah kendali Mourinho, Tottenham menang dengan skor 2-3 atas West Ham. Hasil apil bagi The Lily White.
Sedangkan, pihak Pochettino sejauh ini masih belum menemui titik jelas dalam karirnya. Ada beberapa rumor di sekitar pria asal Argentina. Dia disebut diminati banyak klub papan atas Eropa.
Klausul Anti Arsenal
Manchester United, Arsenal, dan Bayern Munchen dikabarkan tertarik pada Pochettino. Arsenal menjadi tim paling mungkin menunjuk Pochettino sebagai manajer. Sebab, Unai Emery tak bekerja dengan baik.
Wacana pemecatan Unai Emery kian menguat pasca Arsenal ditahan imbang Southampton akhir pekan lalu. Nama Pochettino pun disebut masuk dalam kandidat yang diinginkan para fans Arsenal.
Sementara itu, dikutip dari Express, peluang Pochettino menjadi manajer Arsenal diyakini cukup kecil. Sebab, sebelum resmi berpisah dengan The Lily Whites, Pochettino diklaim punya kesepakatan khusus.
Kesepakatan tersebut yakni Pochettino tidak akan melatih Arsenal. Seperti diketahui, Arsenal dan Tottenham punya rivalitas sengit. Chairman Tottenham, Daniel Levy, meminta Pochettino untuk tidak memperkuat sang rival.
Pochettino Setia Pada Tottenham

Selain adanya klausul anti-Arsenal dalam kesepakatan Pochettino dan Tottenham, kubu Pochettino juga disebut tidak ingin melatih Arsenal. Mantan pemain Espanyol itu masih loyal dengan Tottenham dan dicintai suporter.
"Saya tidak akan pernah menjadi manajer dari Barcelona dan Arsenal karena saya telah mengidentifikasi diri sebagai Tottenham dan Espanyol," ucap Pochettino pada Januari 2018 lalu.
Pochettino memang punya ikatan yang kuat dengan Espanyol. Bukan hanya sebagai pemain, dia juga pernah melatih klub asal Catalan tersebut. Espanyol punya rivalitas yang cukup sengit dengan Barcelona sebagai klub satu kota.
Sumber: Express
Baca Ini Juga:
- Meme-Meme Kocak Setelah Arsenal Imbang Lawan Southampton
- Statistik Sheffield vs Man United: The Red Devils Lebih Garang Kalau Kebobolan
- Selain Phil Jones, 2 Pemain MU Ini Juga Tampil Buruk Lawan Sheffield
- Statistik Manchester City vs Chelsea: 'Big Six' Jadi Tukang Jagal The Blues
- Hasil Pertandingan dan Klasemen Premier League Pekan 13
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








