2 Opsi dan 2 Pertanyaan untuk Premier League Sebelum Ambil Sikap Soal Sisa Musim Ini
Richard Andreas | 15 Maret 2020 05:40
Bola.net - Premier League saat ini sedang dalam keadaan limbung setelah penundaan musim sampai setidaknya 4 April 2020 mendatang. Wabah virus corona bisa memaksa Premier League membuat keputusan ekstrem.
Selasa (17/3/2020) CET, UEFA bakal membuat keputusan final tentang langkah untuk menghadapi pencegahan pandemi virus corona. Keputusan inilah yang akan memengaruhi sikap Premier League pada pertemuan darurat dua hari setelahnya, Kamis (19/3/2020).
Pertemuan darurat itu bisa jadi pertemuan terpenting Premier League musim ini. Mereka harus mulai membahas langkah apa yang perlu diambil untuk menyikapi penundaan pertandingan ini.
Pasalnya, penundaan pertandingan jelas berdampak buruk pada liga dengan jadwal terpadat di dunia ini. Kamis mendatang. perwakilan 20 klub akan membagikan pendapat mereka tentang sisa musim ini.
Menjelang pertemuan tersebut, Sky Sports merumuskan 2 opsi dan 2 pertanyaan besar yang harus dijawab Premier League dan ke-20 klub. Apa saja?
Opsi 1: Menyatakan Musim Batal dan Tidak Berlaku
Opsi yang paling ekstrem. Singkatnya, musim 2019/20 sejauh ini -- kira-kira sudah berjalan dua per tiga -- akan dihapus dari buku sejarah.
Artinya, tidak adakan ada tim yang jadi juara, tidak ada kualifikasi Eropa, tidak ada degradasi. Musim 2020/21 mendatang akan dimulai dari nol.
Kemungkinan ini masih dipertimbangkan, meski berisiko memicu perdebatan panjang. Gagasannya sederhana, bagaimana bisa pertandingan dilanjutkan jika pemain tidak bisa bermain?
Jika tidak bisa dituntaskan, langkah terbaik adalah menilai musim ini batal dan tidak pernah ada.
Opsi 2: Menyatakan Musim Batal, tapi Liverpool Tetap Jadi Juara
Tentu, masalah yang paling kentara dan kontra terhadap gagasan membatalkan musim ini adalah fakta yang terpampang di depan mata: ketidakadilan untuk Liverpool. Unggul 25 poin di puncak klasemen sementara, Liverpool sudah hampir pasti jadi juara.
Bisakah Premier League mengadakan pemungutan suara untuk menyerahkan trofi pada Liverpool? Akankah 19 klub lainnya rela memberikan suara mereka?
Kita harus menunggu beberapa hari lagi untuk menemukan jawabannya. Bagaimanapun, meniadakan musim ini akan dianggap merampok Liverpool.
Pertanyaan 1: Bisakah klasemen Premier League yang sekarang dianggap final?
Seandainya klasemen yang sekarang dianggap final, mungkin tidak banyak yang protes jika Liverpool dipastikan jadi juara. Namun, bagaimana dengan zona Liga Champions dan zona degradasi?
Dua zona inilah yang bisa menuai perdebatan baru. Saat ini mulai peringkat ke-4 sampai ke-10 klasemen sementara masih sama-sama berpeluang, peringkat tiga terbawah pun tidak terpaut terlalu jauh dari rival-rival di atas mereka.
Normalnya, musim masih menyisakan 9 pertandingan. Ada banyak hal yang bisa terjadi dalam 9 pertandingan tersebut, perubahan wajah klasemen sangat mungkin terjadi.
Pertanyaan 2: Bisakah musim depan dimulai dengan 22 klub?
Baik, jika degradasi klub dianggap tidak adil dengan klasemen yang sekarang, Prmeier League bisa jadi menghapus degradasi musim ini.
Gagasan ini tampak aman, tidak banyak protes. Musim 2020/21 mendatang akan dimulai dengan 22 tim, yakni ditambah dengan Leeds United dan West Brom yang memimpin klasemen Championship.
Opsi ini aman, tapi bakal membuat Premier League bekerja keras untuk mengatur jadwal. Sekarang saja jadwal Premier League sudah dianggap terlalu padat, apalagi jika ketambahan dua tim.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Into the Unknown, Saat Setiap Pilihan Sulit dan Berisiko Bagi Premier League
- Masa Depan Sepak Bola Eropa Ditentukan dengan Empat Conference Calls
- Nyanyian Fans MU, Ketika Bruno Fernandes Merasakan Dukungan Spesial
- Lonjakan Performa Manchester United: Bukan Soal Bruno
- Bruno Fernandes Bicara Soal Kualitas Ole Gunnar Solskjaer: Detail yang Bikin Beda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19









