3 Opsi Tujuan Mohamed Salah Setelah Tinggalkan Liverpool, Bisa Tetap di Eropa?
Richard Andreas | 26 Maret 2026 10:47
Bola.net - Karier Mohamed Salah di Liverpool sudah memasuki fase akhir. Namun, sebelum benar-benar menutup lembaran di Anfield, penyerang asal Mesir itu masih memiliki beberapa cerita yang ingin ia tulis bersama The Reds.
Fokus Salah saat ini masih tertuju pada upaya membantu Liverpool meraih hasil terbaik musim ini, khususnya di FA Cup dan Liga Champions. Meski begitu, pertanyaan besar mulai muncul, ke mana pemain berusia 33 tahun itu akan melanjutkan kariernya setelah meninggalkan Merseyside?
Agen Salah, Ramy Abbas, sempat menegaskan di media sosial bahwa sang pemain sendiri belum mengetahui di mana ia akan bermain musim depan. Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa masa depan salah satu ikon Liverpool tersebut masih sepenuhnya terbuka.
Situasi ini membuat berbagai kemungkinan mulai dibicarakan, mulai dari Saudi Pro League, Major League Soccer di Amerika Serikat, hingga kemungkinan bertahan di level tertinggi Eropa.
Arab Saudi Jadi Kandidat Terkuat

Liga Arab Saudi telah lama diprediksi sebagai tujuan paling mungkin bagi Salah setelah meninggalkan Liverpool. Liga tersebut sejak beberapa tahun terakhir memang aktif merekrut pemain top dunia.
Ketertarikan klub-klub Saudi terhadap Salah bukan hal baru. Pada musim panas 2023, Al Ittihad sempat mengajukan tawaran besar senilai 150 juta pounds untuk memboyongnya dari Liverpool. Saat itu The Reds menolak karena Salah masih memiliki kontrak panjang dan dianggap sebagai pemain yang tidak dijual.
Kini situasinya berbeda. Jika Salah benar-benar meninggalkan Liverpool tanpa biaya transfer, peluang klub-klub Saudi untuk kembali mencoba merekrutnya menjadi jauh lebih besar.
Al Hilal juga disebut sebagai salah satu klub yang bisa masuk dalam persaingan. Juara bertahan Saudi Pro League tersebut sebelumnya sempat mengincar Salah untuk memperkuat tim dalam ajang Piala Dunia Antarklub.
MLS dan Daya Tarik Amerika Serikat

Pilihan lain yang mungkin adalah melanjutkan karier di Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat. Jika pindah ke sana, Salah berpotensi menjadi wajah baru kompetisi tersebut setelah era Lionel Messi.
Komisioner MLS Don Garber bahkan pernah menyatakan bahwa liga tersebut akan “menyambut Salah dengan tangan terbuka”. Pernyataan itu menunjukkan betapa besar minat MLS untuk menghadirkan bintang kelas dunia lainnya.
Beberapa klub MLS sempat dikaitkan dengan Salah. Chicago Fire termasuk di antaranya, meskipun laporan terbaru menyebut klub tersebut belum secara serius menjadikannya target utama untuk bursa transfer musim panas.
San Diego FC juga pernah disebut sebagai kemungkinan destinasi, mengingat klub itu dimiliki miliarder Inggris-Mesir Mohamed Mansour. Namun sumber internal klub menyebut perekrutan pemain dengan gaji sangat besar tidak sesuai dengan filosofi olahraga mereka.
Apakah Salah Masih Ingin Bertahan di Level Tertinggi Eropa?
Pilihan ketiga adalah tetap bermain di Eropa dan mencoba bersaing di level tertinggi untuk beberapa tahun lagi. Keputusan itu akan bergantung pada keyakinan Salah sendiri terhadap kemampuannya untuk tetap bersaing di level elite.
Dalam sebuah wawancara dengan ON Sports setelah Liverpool menjuarai Premier League musim lalu, Salah pernah mengatakan bahwa ia merasa masih bisa bermain hingga usia 39 atau bahkan 40 tahun.
Biar begitu, musim ini menunjukkan tanda bahwa waktu mulai mengejar sang penyerang. Performa dan produktivitasnya mengalami penurunan, dengan catatan 10 gol dan sembilan assist dari 36 pertandingan di semua kompetisi. Angka itu jauh di bawah standar yang ia tetapkan sendiri selama bertahun-tahun di Liverpool.
Jika memilih bertahan di Eropa, pilihan klubnya kemungkinan sangat terbatas. Hanya segelintir tim yang mampu menanggung gaji besar sekaligus memberikan kesempatan bersaing memperebutkan trofi utama.
Barcelona pernah menjalin komunikasi dengan Salah pada periode kontraknya yang sempat menjadi sorotan pada 2021/2022. Namun kondisi finansial klub Catalan tersebut bisa menjadi hambatan besar.
Real Madrid juga dikenal aktif merekrut pemain berstatus bebas transfer. Meski demikian, lini serang mereka saat ini sudah dipenuhi banyak pemain bintang sehingga kebutuhan terhadap pemain seperti Salah tidak terlalu mendesak.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Kisah Mohamed Salah: Bocah dari Desa Nagrig yang Mengubah Sejarah Premier League
- Ditinggal Mohamed Salah, Liverpool Incar Bintang Bayern Munchen yang Juga Diburu Arsenal, Siapa Dia?
- Alejandro Garnacho Sedang Terpuruk di Chelsea dan Jadi Bahan Ejekan Fans
- Tradisi 24 Tahun Diputus Demi Lindungi Pemain, MU Tak Gelar Tur Dunia pada Awal Musim 2026/2027?
- Liverpool Dapat Peringatan Tegas dari Bayern soal Michael Olise usai Kabar Mohamed Salah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alasan Antoine Griezmann Pilih MLS, Terinspirasi Dua Pemain Ini
Bola Dunia Lainnya 26 Maret 2026, 13:43
-
Liverpool Diam-Diam Dekati Xabi Alonso, Nasib Arne Slot di Ujung Tanduk
Liga Inggris 26 Maret 2026, 13:24
-
Prediksi Starting XI Timnas Jerman: Di Mana Posisi Florian Wirtz?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 13:13
-
Demi Striker Baru, Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Ferran Torres
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 12:45
-
Pelatih Irlandia Utara: Nggak Ada Totti dan Del Piero, Italia Bisa Dikalahkan
Piala Dunia 26 Maret 2026, 12:35
-
Casemiro Berpeluang Jadi Rekan Lionel Messi di MLS
Bola Dunia Lainnya 26 Maret 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00












