3 Pertanyaan Besar Manchester United Musim 2019/20: Dari Bek Sampai Rashford
Richard Andreas | 6 Agustus 2019 15:00
Bola.net - Manchester United boleh menatap Premier League 2019/20 dengan percaya diri. Bursa transfer musim panas ini berjalan cukup baik untuk Ole Gunnar Solskjaer.
Musim ini krusial untuk Solskjaer. Dia tidak lagi bisa berlindung pada payung 'pelatih tengah musim'. Kini, Solskjaer memulainya sejak awal, dia memimpin sendiri pramusim MU.
Solskjaer sudah mulai bekerja sejak musim lalu. Dia berusaha mengembalikan permainan khas MU dan menjaga mental para pemain. Pekerjaan itu dilanjutkan dengan membeli tambahan tenaga yang tepat di bursa transfer.
Biar begitu, masih ada 3 pertanyaan besar yang harus dijawab Solskjaer dan MU musim depan. Apa saja? Mengutip Sky Sports, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pertahanan yang Lebih Kuat?
Bursa transfer kali ini cukup menantang untuk MU. Dari tiga pemain baru yang mendarat, ada dua nama pemain bertahan yang menjanjikan: Harry Maguire dan Aaron Wan-Bissaka.
Sederhana, MU tahu pertahanan mereka tidak cukup kuat dalam beberapa tahun terakhir, dan pembelian dua pemain itu diharapkan bisa menyelesaikan masalah. Maguire dan Wan-Bissaka sudah mengenal Premier League.
Solskjaer diprediksi bakal memainkan kombinasi empat bek: Luke Shaw, Maguire, Lindelof, dan Wan-Bissaka. Masalahnya, Premier League bakal segera dimulai akhir pekan ini, Solskjaer tidak punya banyak waktu untuk membiasakan keempat pemain itu bermain bersama.
Masalah Lini Tengah?
Masalah MU musim lalu tidak hanya perihal bertahan. Malahan, kurangnya dukungan dari lini tengah bisa jadi masalah yang lebih besar.
MU membutuhkan gelandang bertahan yang lebih baik, performa Nemanja Matic sudah menurun, Scott McTominay masih muda. Juga, sampai saat ini belum ada pengganti pekerja keras seperti Ander Herrera dan Marouane Fellaini.
Kondisi ini mungkin saja membatasi potensi Paul Pogba. Gelandang Prancis ini membutuhkan partner mumpuni yang membebaskannya bergerak membantu barisan penyerang.
Mampukah Rashford Menjawab Tantangan?
Solskjaer sudah mengisyaratkan bahwa Marcus Rashford bakal jadi penyerang utama MU. Bahkan keputusan ini mengantarkan Romelu Lukaku pada pintu keluar Old Trafford.
Sederhana, taktik Solskjaer lebih cocok untuk striker gesit seperti Rashford. MU bakal bermain agresif dan cepat, Rashford tepat untuk itu.
Biar begitu, Rashford masih 21 tahun. Beban seperti itu mungkin terlalu besar untuknya, mengingat fans MU tidak pernah bersabar menunggu perjuangan pemain.
Hanya ada dua kemungkinan: Rashford berhasil jadi idola baru, atau gagal, terpuruk, dan dilupakan.
Baca Juga:
- Real Madrid Siap Datangkan Neymar, Zidane Hanya Mau Paul Pogba
- Alasan Kenapa Manchester United Berjodoh dengan Bek Termahal Dunia
- Siapa Lebih Baik, Harry Maguire untuk MU atau Van Dijk untuk Liverpool?
- Wasit Anthony Taylor Pimpin Duel Manchester United Vs Chelsea
- Punya Unai Emery, Arsenal Disebut Masih Lebih Baik dari MU dan Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















