3 Rencana Besar Todd Boehly untuk Sukseskan Chelsea Setelah Penunjukan Graham Potter
Aga Deta | 13 September 2022 10:51
Bola.net - Chelsea sudah menunjuk Graham Potter sebagai manajer baru. Eks juru taktik Brighton tersebut meneken kontrak lima tahun dengan tim London Barat itu.
Potter dengan cepat muncul sebagai kandidat utama manajer Chelsea setelah The Blues mengumumkan pemecatan Thomas Tuchel. Dalam situs resmi klub, Todd Boehly mengungkapkan alasan pihaknya memilih Potter.
Kami sangat senang membawa Graham ke Chelsea. Dia adalah pelatih yang terbukti dan inovator di Premier League yang sesuai dengan visi kami untuk Klub. Tidak hanya dia sangat berbakat di lapangan, dia memiliki keterampilan dan kemampuan yang akan membuat Chelsea menjadi klub yang lebih sukses," katanya.
"Dia memiliki dampak besar di klub sebelumnya dan kami menantikan dampak positifnya di Chelsea. Kami berharap dapat mendukungnya, tim pelatih dan skuatnya untuk mengeluarkan potensi mereka secara maksimal," kata Boehly.
Boehly telah menyusun tiga rencana besar untuk mengubah Chelsea menjadi kekuatan global, setelah penunjukan Potter. Apa saja?
Luis Campos

Boehly dikabarkan bakal menunjuk Luis Campos sebagai direktur olahraga Chelsea. Pria berusia 58 tahun itu saat ini bekerja sebagai penasihat di PSG dan sangat dihargai oleh banyak orang di industri ini.
Campos mendapat pujian karena membangun tim pemenang gelar di Lille dan telah menemukan bakat tersembunyi yang tak terhitung jumlahnya selama bertahun-tahun.
Nama-nama lain telah dikaitkan dengan peran itu, termasuk mantan kepala Liverpool Michael Edwards, tetapi kepindahan Edwards cenderung tidak mungkin. Boehly diketahui telah mengadakan pembicaraan dengan Campos mengenai pekerjaan tersebut.
Tiru Pendekatan Man City

The Londoners akan belanja lagi pada bursa transfer musim dingin, setelah menghabiskan 270 juta poundsterling pada musim panas 2022.
Dan rencana ekstensif Chelsea tidak berhenti di situ. Menurut The Sun, Boehly juga memiliki desain untuk meniru pendekatan Manchester City dalam membangun jaringan klub pengumpan di seluruh dunia untuk membantu The Blues memilih talenta muda terbaik dari luar negeri.
Man City adalah pelopor pendekatan model itu. City Football Group telah berinvestasi di berbagai klub di seluruh Eropa, bahkan lebih jauh di tempat-tempat seperti Australia dan Jepang.
Bisnis

Boehly juga akan membentuk jaringan bisnis sebagai bagian penting dari visi jangka panjangnya untuk mengubah The Blues menjadi merek global yang besar.
Chelsea juga memiliki rencana untuk mengubah hal-hal di sisi non-permainan. The Mail mengklaim bahwa klub saat ini sedang melakukan perombakan besar-besaran terhadap staf mereka.
Tom Glick, presiden bisnis yang baru, mengawasi proses yang mencakup penguatan departemen komersial dan sponsor.
Klasemen Premier League
Sumber: Mirror
Disadur dari: Bola.com/Penulis Wiwig Prayugi
Published: 12/9/2022
Baca Juga:
- 4 Pemain Bayern Munchen yang Bisa Hancurkan Barcelona Lagi
- 6 Pemain Ini Dulu Pernah Disebut Roy Keane Tak Layak Bela MU Lagi, Kini Bagaimana Nasibnya?
- 4 Pemain yang Putuskan Pensiun Pada Tahun 2022, Ada Carlos Tevez
- Balasan Santuy Erling Haaland Saat Diejek Fans MU
- Ini Statistik Mengesankan Graham Potter di Liga Inggris yang Buat Chelsea Jatuh Hati
- Lini Tengah Butuh Penyegaran, Ini 3 Gelandang Yang Bisa Dibeli Real Madrid Musim Depan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


