4 Pelajaran Dari Comeback Manchester United Melawan Burnley
Afdholud Dzikry | 31 Januari 2019 16:30
Bola.net - - Manchester United bangkit dari ketertinggalan dua gol melawan Burnley di Old Trafford. Hasil ini memastikan mereka tak kehilangan poin di kandang sendiri.
Selain gagal meraih poin penuh, hasil imbang ini juga berarti menjadi kali pertama pelatih Ole Gunnar Solskjaer kehilangan poin sejak didapuk menggantikan Jose Mourinho pada bulan Desember tahun lalu.
Dan berikut adalah tiga pelajaran yang bisa diambil dari hasil imbang Manchester United vs Burnley di pekan ke-24 Premier League.
1. Raja Comeback
Ketika Old Trafford bergemuruh setelah sontekan Lindelof pada menit kedua injury time, itu membawa kembali kenangan akan pemandangan yang sudah biasa bagi Man United selama tahun-tahun pelatih legendaris mereka, Sir Alex Ferguson.
Di bawah arahan Fergie, United telah dikenal sebagai raja comeback, dan United arahan Solskjaer mengikutinya di sini.
Ini bukan berarti kinerja terbaik United di bawah pelatih asal Norwegia tersebut, tetapi mereka menggali dalam-dalam dan mengumpulkan apa yang bisa mereka lakukan menjadi poin berharga.
Dan itu adalah jenis semangat juang dan sikap tidak pernah menyerah yang dulu pernah melegenda yang sempat hilang selama era Jose Mourinho.
Jadi, fans United, lupakan Fergie time, kalian sekarang Ole time.
2. Man United Kehilangan Kecepatan
Kecepatan serangan Manchester United telah banyak dibicarakan dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan hasil-hasil positif yang mereka raih.
Tapi di sini, tanpa Jesse Lingard yang ada di bangku cadangan, dan Anthony Martial yang cedera, Setan Merah melamban dan seperti bukan tim yang sama seperti yang mereka tunjukkan selama beberapa pekan terakhir.
United selalu bermain dengan kecepatan dan kekuatan di bawah Sir Alex Ferguson - dan Solskjaer jelas ingin mengikutinya. Tetapi untuk melakukannya, Norwegia membutuhkan semua penyerang bertarung dan berjuang.
3. Tangguhnya Benteng Burnley
Kesalahan defensif dari bek United memberi Burnley keunggulan dua gol, yang mereka pertahankan dengan tegas sepanjang pertandingan.
Tim tamu mampu menghalau semua serangan dari Setan Merah, sampai pelanggaran yang tidak perlu yang berujung penalti dilakukan oleh Jeff Hendrick memberi tuan rumah kesempatan untuk comeback. Kaki yang lelah membuat mereka kebobolan sesaat setelahnya, tetapi masih bisa kembali bahagia dengan satu poin.
4. Berakhirnya Rentetan Kemenangan
Ole Gunnar Solskjaer memiliki delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi, tetapi ini harus berakhir pada titik tertentu.
Pertandingan di mana tren itu berakhir ternyata adalah melawan Burnley, tetapi ia akan tetap senang bahwa mereka tetap berhasil mengamankan satu poin. Mereka masih memiliki rekor tak terkalahkan untuk dilindungi, terutama karena mereka akan bermain melawan Leicester City di pertandingan selanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona 15 April 2026
Liga Champions 13 April 2026, 11:15
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 13 April 2026, 10:55
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Belanda 2026 di Vidio, 17-19 April 2026
Otomotif 13 April 2026, 10:52
-
Optimisme Real Madrid: Pede Balikkan Keadaan dan Menang di Munich!
Liga Champions 13 April 2026, 10:45
-
Dumfries Jelaskan Rahasia Inter Milan Tetap Ganas di Markas Como
Liga Italia 13 April 2026, 10:35
-
Inter Menang Dramatis 4-3, Marcus Thuram Ungkap Rahasia Ketajamannya
Liga Italia 13 April 2026, 10:06
-
Man City vs Arsenal Pekan Depan: Penentuan Juara Liga Inggris
Liga Inggris 13 April 2026, 09:47
-
Real Madrid Murka! Insiden Berdarah Mbappe Picu Tuntutan Transparansi VAR
Liga Spanyol 13 April 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45












