4 Rekor Buruk Unai Emery Selama Tangani Arsenal
Aga Deta | 1 Desember 2019 00:00
Bola.net - Arsenal akhirnya berpisah dengan Unai Emery pada Jumat (29/11/2019). Emery harus meninggalkan klub setelah 18 bulan bertugas di sana.
Keputusan Arsenal untuk memecat Unai Emery tak terlalu mengejutkan. Pria asal Spanyol itu dinilai gagal membawa Arsenal tampil menyakinkan musim ini. Rumor pemecatan Emery juga sudah kuat berembus sejak beberapa hari terakhir.
Sama seperti Manchester United, Arsenal juga terseok di papan tengah klasemen sementara Premier League. The Gunners bercokol di posisi delapan dengan raihan 18 poin.
Poin tersebut didapat dari empat kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan dari 13 pertandingan yang telah dilalui. Bukan hanya di kompetisi Premier League, Arsenal juga tampil buruk di kompetisi Liga Europa.
Terbaru, klub yang bermarkas di Emirates Stadion itu kalah dari Eintracht Frankfurt di Emirates Stadium pada matchday kelima Liga Europa, Jumat (29/11/2019) dini hari WIB. Suporter tampak sudah jenuh dengan hasil buruk yang dipersembahkan Unai Emery.
Tagar dan narasi Emery Out terus bergema sepanjang laga. Bahkan, pada laga Liga Europa itu, bangku Emirates Stadion tampak setengah kosong.
Hal tersebut bisa dimaklumi. Sejak menangani Arsenal, Unai Emery terus mencatatkan rekor buruk. Apa saja catatan buruk yang ditorehkan Unai Emery kala menukangi Arsenal? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir Bola.com.
1. Prosentase Kemenangan Rendah
Melansir dari unggahan akun twitter @BBCMOTD, Unai Emery gagal membawa Arsenal bersinar. Emery telah menukangi Arsenal selama 18 bulan, namun klub London Utara tersebut hanya memiliki prosentase kemenangan sebanyak 55,1 persen.
Bagi klub selevel Arsenal, persentase kemenangan tersebut jelas sangat buruk.
Prosentase tersebut didapat dari hitung-hitungan kemenangan Emery dalam 78 pertandingan yang telah dilalui bersama Arsenal. Dari 78 pertandingan, Emery hanya mempersembahkan 43 kemenangan, 16 hasil imbang, dan 19 kekalahan.
2. Cetak Rekor Terburuk Klub sejak 27 Tahun Terakhir
Di bawah Unai Emery, Arsenal tak menorehkan satu pun kemenangan dalam tujuh laga terakhir. Catatan itu menjadi yang terburuk sejak 1992 alias 27 tahun terakhir.
Terbaru, skuat racikan Unai Emery gagal merengkuh hasil memuaskan di kandang sendiri. Arsenal tunduk dari Eintracht Frankfurt dengan skor 1-2 di Liga Europa.
3. Poin Terburuk
Musim ini Arsenal hanya mendapatkan 18 poin dari 13 pertandingan yang telah dilalui. Poin tersebut bukan catatan yang membanggakan bagi Arsenal.
Premier League musim 2019-20 menjadi awal musim terburuk Arsenal, bahkan lebih buruk daripada musim 1994-95 di bawah pimpinan George Graham.
Catatan buruk awal musim Arsenal lainnya terjadi pada kompetisi Premier League musim 2012-2013 dan 2014-2015. Pada musim itu, The Gunners hanya mampu mengoleksi 20 poin dari 13 pertandingan.
4. Gonta-Ganti Kapten
Bukan hanya persoalan taktik dan pencapaian, Unai Emery juga mencatatkan rekor buruk soal kepercayaan. Bagaimana tidak, Emery sering mengganti kapten di Arsenal.
Dalam 78 pertandingan yang telah dijalani, Emery menunjuk sembilan kapten yang berbeda. Hanya Laurent Koscielny yang paling lama mengenakan ban kapten yakni dalam 20 pertandingan. Manuver Unai Emery itu dinilai aneh oleh sejumlah suporter.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 29 November 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


