5 Pelajaran atas Hasil Imbang MU vs Everton: Khas Setan Merah, Lini Depan Ciamik, Bek Amburadul!
Serafin Unus Pasi | 7 Februari 2021 08:00
Bola.net - Sebuah partai seru tersaji di Old Trafford dini hari tadi. Manchester United bertarung melawan Everton di pertandingan pekan ke-23 EPL.
Pertandingan ini memang sejak awal diprediksi bakal berjalan seru. Karena kedua tim sama-sama memiliki gaya bermain menyerang sehingga sejak awal laga sudah terjadi jual beli serangan di antara mereka.
Benar saja, pertandingan ini menghasilkan total enam gol. Manchester United mencetak tiga gol melalui Edinson Cavani, Bruno Fernandes dan Scott McTominay dan Everton membalas dengan gol Abdoulaye Doucoure, James Rodriguez dan Dominic Calvert-Lewin.
Di balik pertandingan yang seru tapi bikin para fans MU patah hati, ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari laga ini.
Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Lini Serang Ciamik
Satu hal yang harus diapresiasi dari Manchester United di laga ini adalah bagaimana ciamiknya lini serang mereka.
Sepanjang laga, United membombardir pertahanan Everton. Mereka melepaskan total 18 tembakan sepanjang laga.
Namun memang ada beberapa peluang yang sebenarnya bisa dimaksimalkan lebih, dan jika itu terjadi, MU seharusnya bisa mencetak lebih dari tiga gol di laga ini.
Koordinasi Pertahanan Buruk
Lagi-lagi penyakit inkonsistensi di pertahanan MU kembali kumat di laga melawan Everton.
Secara garis besar, ada dua dosa besar barisan pertahanan MU terutama dua bek tengah mereka di laga ini. Yang pertama, mereka kerap maju membantu serangan namun keteteran untuk kembali saat Everton melakukan serangan balik.
Kedua, koordinasi antara keempat bek MU ini tidak bagus, dan ini terlihat jelas di dua gol pertama Everton di mana tidak ada yang menjaga Abdoulaye Doucoure dan James Rodriguez saat mereka mau melepaskan tembakan.
Old Trafford Terlalu Angker untuk MU?
Salah satu catatan yang harus lekas diperbaiki Manchester United adalah bagaimana mereka sudah kehilangan banyak sekali poin di Old Trafford musim ini.
Dari 12 laga kandang mereka musim ini, United hanya mencatatkan lima kemenangan, 2 hasil imbang dan empat kekalahan.
Mereka juga kebobolan total 18 gol di Old Trafford musim ini. Jika United mau menjadi juara, mereka tidak boleh hanya jago tandang saja, tetapi catatan kandang mereka harus turut dibenahi.
Tanpa Pogba, MU Hilang Arah
Satu hal yang tidak terlalu banyak diperhatikan di laga ini adalah ditariknya Paul Pogba mengubah jalannya pertandingan.
Sang gelandang mengalami cedera di bagian paha, sehingga ia digantikan Fred di menit 39. Namun Fred bisa dikatakan gagal menjalankan tugas yang diampu Pogba.
Di babak kedua, Manchester United beberapa kali kehilangan bola di tengah, mereka juga sempat didominasi Everton pada 10 menit pertama babak kedua, karena Fred dan McTominay gagal untuk mempertahankan dominasi MU yang berujung pada terciptanya dua gol The Toffees.
Pergantian Pemain Membawa Petaka
Di laga ini, Ole Gunnar Solskjaer membuat timnya terkena petaka karena pergantian pemain.
Di menit 90, Solskjaer memutuskan menarik keluar Mason Greenwood dan memasukkan Axel Tuanzebe sebagai gantinya.
Langkah yang diambil Solskjaer ini sebenarnya logis, karena selain untuk mengulur waktu, Solskjaer juga butuh tambahan orang untuk meredam lini serang Everton yang mulai aktif lagi di lima menit jelang akhir babak kedua.
Namun entah kenapa, Tuanzebe yang dimasukkan Solskjaer ini malah membuat kesalahan yang membuatnya mendapatkan kartu kuning dan Everton mendapatkan tendangan bebas. Selebihnya, saya yakin bolaneters sudah tahu kelanjutannya bagaimana Everton sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Sudah dua kali Tuanzebe memberikan 'petaka' bagi Manchester United saat masuk sebagai pemain pengganti, setelah sebelumnya ia 'berkontribusi' atas gol Sheffield United pekan lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


