5 Pelajaran dari Kekalahan Chelsea Kontra West Ham: Lukaku Awal Bencana, The Giant Slayer is Back!
Serafin Unus Pasi | 5 Desember 2021 05:59
Bola.net - Klub Premier League, Chelsea menelan hasil buruk pada dini hari tadi. Tim berjuluk The Blues itu tumbang di tangan West Ham di pekan ke-15 EPL.
Di laga ini, Chelsea sebenarnya tampil dominan di laga ini. Sejak awal laga mereka menguasai bola dan membuat West Ham tertinggal.
Namun keunggulan 2-1 di babak pertama mendadak berubah menjadi kekalahan 3-2 di akhir babak kedua. Chelsea akhirnya merasakan kekalahan kedua mereka di EPL musim ini.
Apa yang salah dari Chelsea di laga ini? Mengapa tim yang dominan sejak awal laga malah kalah? Simak selengkapnya di bawah ini.
Lukaku Awal Bencana
Satu yang terlihat jelas di pertandingan ini adalah di babak kedua serangan Chelsea tidak secair babak pertama. Ini ada hubungannya dengan masuknya Romelu Lukaku.
Striker Timnas Belgia itu masuk di jeda pertandingan. Ia menggantikan Kai Havertz yang ternyata mengalami cedera di laga itu.
Setelah Lukaku masuk serangan Chelsea tidak setajam di babak pertama. Sang striker seakan tidak cocok dengan skema permainan Chelsea sehingga ia tidak memberikan dampak apapun di laga ini.
The Giant Slayer Is Back
Di laga ini, kita bisa melihat bahwa West Ham kembali menghidupkan status mereka sebagai 'The Giant Killer'.
Di sekitar tahun 2015'an West Ham punya reputasi sebagai pembunuh tim-tim raksasa. Dengan Dimitri Payet sebagai pusat permainan mereka, West Ham kerap membuat tim-tim papan atas EPL kewalahan.
Status itu sempat tenggelam dalam beberapa tahun terakhir. Namun David Moyes sukses menghidupkan status ini.
Sebagai gambaran, musim ini Liverpool yang notabene unggulan juara juga tumbang di Olympic Stadium dengan skor 3-2. Jadi ini membuktikan bahwa kemenangan West Ham terhadap Chelsea bukan sekedar kebetulan semata.
Mulai Kehabisan Bensin
Dari kekalahan ini ada satu catatan yang kurang baik yang harus diperhatikan Thomas Tuchel. Yaitu performa mereka mulai menurun.
Ini terlihat di tiga laga terakhir mereka. Sebelum melawan West Ham, mereka ditahan imbang MU dan menang melawan Watford.
Performa Chelsea di dua laga itu bisa dikatakan kurang baik. Jadi ini menjadi alarm bahaya bagi Thomas Tuchel karena setelah ini jadwal Chelsea bakal sangat padat. Jika performa mereka tidak segera diperbaiki mereka bisa kalah dalam perburuan gelar EPL.
Kalah Hoki?
Di laga ini, kita harus mengapresiasi West Ham yang tidak kenal menyerah semenjak awal laga. Namun dewi fortuna juga berperan besar dengan kemenangan West Ham di laga ini.
Keberuntungan ini terlihat di gol terakhir The Hammers yang dicetak Arthur Masuaku. Pada saat itu Masuaku terlihat akan melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti.
Namun bola berubah arah saat di udara. Bola yang harusnya melengkung malah bergerak lurus ke gawang Edouard Mendy.
West Ham ke UCL?
Hal terakhir yang perlu kita perhatikan dari laga ini adalah West Ham bakal jadi kandidat empat besar yang kuat di akhir musim nanti.
Musim ini David Moyes sukses membuat The Hammers tampil konsisten. Mereka menunjukkan performa yang apik sejak awal musim.
Sekarang tantangan bagi Moyes adalah menjaga konsistensi ini. Karena beberapa musim terakhir West Ham selalu punya start yang apik namun tiba-tiba performa mereka menurun di tengah jalan.
Klasemen Premier League
Baca Juga:
Apesnya Chelsea: Sudah Kalah, Kai havertz & Marcos Alonso Cedera
Chelsea Tergusur dari Puncak, Thomas Tuchel Ogah Pikirkan Klasemen
Chelsea Kalah dari West Ham, Warganet: Lord Moyes Dilawan! Bensin Abis? Turun dari Puncak Dulu Dong!
Kesalahan Individu Jadi Penyebab Kekalahan Chelsea di Kandang West Ham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

