5 Pelajaran dari Kemenangan Man City atas Leicester City: No Haaland, No Party!
Serafin Unus Pasi | 29 Oktober 2022 21:56
Bola.net - Manchester City memetik kemenangan krusial di pekan ke-14 EPL 2022/23. Berhadapan dengan Leicester City, sang juara bertahan EPL mampu menang tipis dengan skor 1-0.
Bertamu ke King Power Stadium, Manchester City tampil dominan sejak awal laga. Namun mereka kesulitan untuk menembus pertahanan rapat tuan rumah sejak awal laga.
Namun The Citizens berhasil pulang ke Manchester sambil membawa tiga poin. Gol Kevin De Bruyne cukup untuk memastikan kemenangan The Citizens di laga ini.
Dari kemenangan tersebut ada beberapa catatan dan pelajaran yang bisa dipetik hikmahnya. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
No Haaland No Party

Di laga ini, Manchester City tampil dominan. Namun mereka bisa dikatakan kurang greget dan tidak biasanya, mereka tidak menang dengan skor besar.
Penyebabnya tidak lain dan tidak bukan adalah absennya Erling Haaland. Sang striker tidak fit sehingga tidak dimainkan Pep di laga ini.
Alhasil City yang tampil dominan kesulitan menciptakan peluang berbahaya, karena mereka tidak punya ujung tombak yang oke. Julian Alvarez yang diplot jadi pengganti Haaland tidak tampil maksimal di laga ini meski sudah mendapat banyak supply bola yang bagus.
De Bruyne Selalu Bisa Diandalkan

Manchester City beruntung memiliki sosok Kevin De Bruyne. Sang gelandang selalu jadi sosok pembeda bagi timnya.
Di laga ini, Manchester City benar-benar buntu. Mereka sangat kesulitan untuk membongkar pertahanan The Foxes yang sangat rapat dari awal hingga akhir.
Di situasi yang sulit ini, De Bruyne memanfaatkan satu peluang emas melalui tendangan bebas dan boom. Manchester City berhasil membawa pulang tiga poin dari King Power Stadium.
Leicester City Layak Diapresiasi

Meski kalah di laga ini, performa Leicester City sangat layak mendapatkan apresiasi.
Di musim ini Manchester City selalu tampil buas di EPL. Mereka selalu menang dengan margin lebih dari satu gol.
Baru Leicester City salah satu dari dua tim yang dikalahkan Man City yang tidak kebobolan lebih dari satu gol. Tim lainnya adalah Aston Villa yang berhasil menahan imbang City 1-1.
Apresiasi untuk The Foxes tidak sampai di situ. Di babak kedua mereka kerap membuat City kewalahan sehingga mereka tampil ciamik di laga ini.
Selesaikan Tren Negatif

Kemenangan melawan Leicester City ini menjadi catatan yang bagus bagi Man City. Karena mereka berhasil menghentikan tren buruk mereka di laga kandang.
Di tiga laga tandang terakhir, Manchester City tidak pernah menang. Mereka ditahan imbang FC Copenhagen dan Borussia Dortmund dengan skor identik 0-0 dan juga kalah 1-0 dari Liverpool.
Tren negatif di partai tandang ini cukup meresahkan, namun beruntung Man City mampu menghentikan tren negatif itu sebelum bertambah panjang.
Dingin di Puncak

Satu poin penting dari kemenangan di King Power Stadium ini adalah Manchester City kembali ke puncak klasemen EPL.
Mereka kini mengoleksi 29 poin dari 12 laga. Sehingga mereka kini menggusur Arsenal dari puncak klasemen sementara.
Jika Arsenal menang melawan Nottingham Forest besok, maka City akan kembali turun ke peringkat kedua. Jadi lumayan bagi City, karena mereka bisa jadi pemuncak klasemen setidaknya selama 24 jam ke depan.
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Hasil Leicester City vs Manchester City: Skor 0-1
- Man of the Match Leicester City vs Manchester City: Kevin De Bruyne
- Manchester City Bekuk Leicester, The Citizens: Alhamdulihah Bisa Bongkar Truk Tronton, Puncak Dingin
- Pep Guardiola Kesengsem Manchester United Racikan Erik ten Hag: Mereka Kembali, Saya Suka
- Rencana Erling Haaland Saat Piala Dunia 2022 Digelar: Liburan di Marbella!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






