5 Pelajaran dari Laga Chelsea vs Brighton: Masihkah Ada Peluang Buat Juara?
Yaumil Azis | 30 Desember 2021 07:04
Bola.net - Chelsea gagal mendapatkan hasil maksimal ketika menjamu Brighton & Hove Albion dalam laga lanjutan Premier League, Kamis (29/12/2021) dini hari tadi. Kendati bermain di Stamford Bridge, the Blues cuma mampu bermain imbang 1-1.
Awalnya, pasukan Thomas Tuchel sempat unggul lebih dulu pada menit ke-28 berkat gol yang dicetak oleh Romelu Lukaku. Keunggulan tersebut bertahan lama sampai Danny Welbeck menyajikan mimpi buruk di masa injury time.
Ada lima pelajaran menarik yang bisa dipetik dari kegagalan Chelsea mengalahkan Brighton ini. Informasi selengkapnya bisa Bolaneters simak dengan melakukan scroll ke bawah.
Hasil yang Pantas Buat Brighton

Brighton tidak menunjukkan rasa gentar meski sedang bermain di markas lawan. Mereka mampu membuat sejumlah peluang emas yang seharusnya bisa menghasilkan gol andai kinerja lini depannya maksimal.
Menurut catatan, Brighton melepaskan total 18 tembakan yang enam di antaranya mengarah tepat sasaran. Menilik statistik tersebut, sudah sepantasnya Brighton menang dengan paling sedikit dua gol.
Namun pada akhirnya, hasil imbang ini patut disyukuri. Klub besutan Graham Potter itu sangat pantas meraih kemenangan, tapi skor imbang tidak begitu buruk.
Paceklik Gol Lukaku Resmi Berakhir

Kualitas Lukaku sebagai seorang penyerang berharga hampir 100 juta pounds dipertanyakan banyak orang selama bulan September hingga pertengahan Desember ini. Sebab, namanya tak pernah muncul di papan skor dalam delapan pertandingan.
Minimnya produktivitas Lukaku dalam urusan mencetak gol membuat Chelsea sengsara. Ada tiga pertandingan di mana the Blues menelan kekalahan saat Lukaku gagal menghasilkan gol, melawan Juventus, Manchester City, dan West Ham.
Tentu, kekalahan-kekalahan tersebut bukan salah Lukaku semata. Namun sebagai penyerang mahal, tuntutannya adalah menghasilkan gol. Untungnya masa paceklik itu telah usai dengan catatan tiga gol dari lima penampilan terakhirnya.
Covid-19 Berlalu, Cedera Menerjang

Kapal Chelsea sedang goyah. Kedalaman skuat yang dimiliki the Blues sebenarnya cukup mumpuni untuk melalui banyak kompetisi. Hanya saja, kehilangan pemain penting tentu bisa memberikan dampak negatif buat klub.
Beberapa pekan lalu, Chelsea dihantam ombak Covid-19 yang melanda sejumlah pemainnya, termasuk Lukaku dan Callum Hudson-Odoi. Gara-gara itu, Chelsea harus memainkan pemain muda agar bisa melakukan rotasi kala melawan Brentford di Carabao Cup.
Lukaku dan Hudson-Odoi telah pulih, dan hasil positif yang diterima Jorginho rupanya cuma false alarm. Sialnya masalah mereka belum berhenti, terutamanya dengan adanya badai cedera yang sedang menerjang.
Reece James harus keluar sambil dipapah usai 'dihajar' Tariq Lamptey pada menit ke-27. Andreas Christensen juga harus ditarik keluar setelah jeda karena cedera. Keduanya akan menyusul Thiago Silva dan Ben Chilwell yang sedang menghuni ruang rawat.
Penyesalan Callum Hudson-Odoi

Chelsea melewatkan kesempatan emas untuk unggul dua gol dan mengakhiri perlawanan Brighton di babak kedua. Sayang, Callum Hudson-Odoi menghancurkan semuanya.
Pada menit ke-56, Hudson-Odoi menginisiasi serangan balik. Lini pertahanan Brighton hanya menyisakan satu pemain dan Hudson-Odoi berlari bersama Mason Mountu untuk membuat situasi satu lawan dua.
Ia bisa saja bermain egois dan mengejar gol sendiri. Ruang tembaknya terbuka sangat lebar. Namun, pemain berumur 21 tahun itu malah mengoper bola kepada Mount pada jalur yang sedang dilalui oleh Veltman. Umpan gagal tersalurkan dan Chelsea melewatkan kesempatan emas.
Masihkah Ada Peluang Buat Juara?

Hasil imbang ini menjadi pukulan telak buat harapan Chelsea untuk menjadi juara Premier League musim ini. Sebab di hari yang sama, Manchester City selaku pemucak klasemen sukses mengalahkan Brentford dengan skor 1-0.
Jarak di antara keduanya pun semakin melebar jadi delapan poin. Kalau inkonsistensi yang dialami Chelsea berlanjut, mereka sudah selayaknya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada piala bergengsi tersebut.
Kabar baiknya, Chelsea bisa duduk di peringkat kedua. Namun mereka bisa disalip sewaktu-waktu karena Liverpool masih mengantongi satu laga yang belum dimainkan. Kedua tim ini hanya berjarak satu poin saja.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













