5 Pelajaran Duel Fulham vs Liverpool: Apresiasi untuk Gakpo, Mantan Menyengat, Konsekuensi Perubahan Arne Slot
Dimas Ardi Prasetya | 5 Januari 2026 15:21
Bola.net - Liverpool hanya bisa meraih satu angka saja ketika bermain di markas Fulham di pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026 di Craven Cottage, Minggu (04/01/2026) malam WIB.
Liverpool mencoba mendominasi laga namun mereka malah kebobolan lebih dahulu melalui gol apik Harry Wilson. Untungnya Florian Wirtz bisa menyamakan skor bagi The Reds.
Liverpool kemudian bisa mencetak gol keduanya melalui Cody Gakpo di masa injury time babak kedua. Mereka tampak akan bisa pulang dengan tiga poin.
Akan tetapi senyum mereka dengan cepat sirna setelah roket Harrison Reed menembus jala gawang Alisson Becker tiga menit usai gol Gakpo. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 2-2.
Berikut sejumlah pelajaran yang bisa dipetik dari pertandingan tersebut.
Apresiasi Untuk Cody Gakpo

Cody Gakpo sejatinya belum berada dalam kondisi terbaik sebelum mengalami cedera, dan penampilannya saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Leeds juga terlihat kurang meyakinkan. Namun, minimnya opsi membuat namanya tetap masuk dalam susunan starter Liverpool.
Didukung Curtis Jones di sisi kiri, Dominik Szoboszlai di kanan, serta Florian Wirtz di belakangnya, Gakpo diplot sebagai ujung tombak utama. Meski begitu, ia kesulitan memberi dampak nyata dan cukup terisolasi sepanjang pertandingan.
Peluang emas sempat ia lewatkan ketika skor masih imbang usai mendapat umpan dari Curtis Jones, meski pergerakannya tanpa bola cukup menjanjikan. Saat akhirnya mampu mencetak gol yang tampak seperti penentu kemenangan, usaha pantang menyerahnya layak mendapatkan apresiasi.
Harry Wilson Tampil Menyengat

Harry Wilson datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah terlibat langsung dalam tujuh gol pada tujuh penampilan terakhirnya di Premier League. Pertemuan dengan mantan klubnya pun terasa seperti panggung yang pas untuk melanjutkan cerita itu.
Bergerak dari sisi kiri, Wilson berhasil lolos jebakan offside tipis sebelum menaklukkan Alisson. Rekor buruk Liverpool tanpa clean sheet di Craven Cottage sejak 2009 pun kembali berlanjut.
Liverpool sebenarnya memulai laga dengan dominasi, termasuk peluang besar yang gagal dimaksimalkan Gakpo. Namun, serangan pertama Fulham justru berbuah gol, mencerminkan musim yang penuh momen sial bagi The Reds.
Wilson nyaris mencetak gol tambahan saat tembakannya membentur tiang di menit-menit akhir. Sepanjang laga, ia menawarkan kecepatan dan ketidakpastian yang justru minim ditunjukkan para penyerang Liverpool.
Florian Wirtz Ambil Tanggung Jawab

Sorakan bernada sindiran sempat terdengar dari pendukung tuan rumah ketika Florian Wirtz mengirim umpan silang yang melambung sia-sia. Momen itu menggambarkan ekspektasi besar yang melekat padanya.
Dengan absennya sejumlah pilar serangan seperti Mohamed Salah dan Alexander Isak, beban kreatif bertumpu pada Wirtz. Kondisi fisiknya pun belum sepenuhnya prima karena masalah hamstring yang masih ia rasakan.
Pergerakan rekan-rekannya yang minim membuat ruang geraknya terbatas, meski ia terus mencoba membuka peluang. Pada akhirnya, ia sendiri yang menuntaskan peluang dengan penyelesaian tegas untuk menaklukkan Bernd Leno.
Gol tersebut menunjukkan kualitas dan mentalitasnya sebagai pemain kunci. Namun, ia tak mampu bertahan hingga peluit akhir, menandakan Liverpool masih harus mengelolanya dengan hati-hati.
Frimpong Terus Menebar Ancaman

Di tengah laga yang berjalan kurang memuaskan, penampilan Jeremie Frimpong menjadi sisi positif bagi Liverpool. Masuk sebagai pemain pengganti, ia langsung memberi warna berbeda di lini serang.
Pemain asal Belanda itu terlibat dalam proses terciptanya gol yang sempat dianggap sebagai penentu kemenangan. Ia melanjutkan tren performa impresif sebagai salah satu ancaman utama The Reds.
Awal kariernya di Anfield memang tidak mudah akibat cedera yang datang silih berganti. Namun, setiap kali tersedia, Frimpong mampu meningkatkan kualitas permainan Liverpool, termasuk saat menghadapi Fulham.
9 Laga tak Terkalahkan, Tapi Ada Konsekuensinya

Arne Slot patut mendapat pujian atas perubahan pendekatan yang membawa Liverpool bangkit dari periode buruk. Dari sembilan kekalahan dalam 12 laga, kini mereka mencatat sembilan pertandingan tanpa kekalahan.
Meski demikian, muncul kesan bahwa hasil positif ini lebih dipengaruhi faktor keberuntungan ketimbang dominasi permainan. Liverpool kini jarang kebobolan, tetapi ada konsekuensinya.
Sebelumnya, Liverpool memang menghasilkan banyak tembakan dan xG (expected goals), tapi di sisi lain mereka kebobolan banyak gol dan kerap kalah karena selisih gol yang tipis. Sekarang mereka memang tak banyak kebobolan, tetapi sayangnya justru mengorbankan ketajaman lini serangnya.
Jadi secara keseluruhan, Liverpool memang tampil lebih solid dalam bertahan, namun harus membayar dengan tumpulnya lini serang. Situasi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Arne Slot, terlebih setelah hasil imbang kontra Leeds yang memperjelas masalah tersebut.
Klasemen Liga inggris
Baca Juga:
- Rapor Pemain Liverpool vs Fulham: Gakpo Nyaris Jadi Pahlawan, Pertahanan Berlubang
- Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
- Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
- Hasil Fulham vs Liverpool: Dua Gol Dramatis di Injury Time, The Reds Tak Jadi Raih Kemenangan
- Mohamed Salah Ditawarkan ke Real Madrid, tapi Hal Ini yang Menghalangi Transfernya
- Man United dan Liverpool Akhirnya Tahu Harga Yan Diomande, Leipzig Pasang Angka yang Fantastis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



