5 Pelajaran Manchester United vs Arsenal: Old Trafford Kok Jadi Angker Buat Tuan Rumah Sendiri?
Ari Prayoga | 2 November 2020 06:20
Bola.net - Manchester United harus menyerah dengan skor 0-1 kala berhadapan dengan Arsenal dalam laga Premier League 2020/21 pekan ke-7 yang digelar di Old Trafford, Minggu (1/11/2020).
Arsenal memastikan raihan poin penuh berkat gol semata wayang yang dicetak Pierre-Emerick Aubameyang lewat eksekusi penalti pada pertengahan babak kedua.
Berkat hasil ini, Arsenal untuk sementara naik ke peringkat delapan klasemen dengan perolehan poin 12, sedangkan United tercecer di posisi 15 dengan poin 7.
Ada sejumlah poin menarik yang bisa diambil dari kekalahan Manchester United atas Arsenal ini. Berikut Bola.net sajikan ulasan selengkapnya.
MU Memble di Kandang Sendiri
Kekalahan 0-1 dari Arsenal membuat Manchester United hingga kini hanya sanggup meraih satu poin dari empat laga kandang yang sudah dilakoni musim ini.
Bahkan, musim ini United tercatat hanya mampu mencetak dua gol di Old Trafford, masing-masing satu gol dalam kekalahan kontra Crystal Palace dan Tottenham.
Menarik ditunggu kapan Manchester United bakal mengakhiri catatan tak pernah menang di kandang dalam Premier League musim ini.
Pembuktian Thomas Partey

Pertandingan ini juga ajang bagi Thomas Partey untuk membuktikan kualitasnya. Gelandang asal Ghana itu menunjukkan bahwa ia layak dibeli mahal oleh Arsenal.
Peran krusial Thomas Partey dalam laga ini membuat Arsenal sukses mendominasi lini tengah dan permainan secara keseluruhan.
Pemain 27 tahun itu mampu mematikan tiga gelandang yang dimainkan Ole Gunnar Solskjaer, yakni Bruno Fernandes, Paul Pogba, dan Fred.
Rashford, Fernandes, hingga Pogba Off-Form

Sebuah keanehan dari laga ini adalah melempemnya penampilan Marcus Rashford di lini depan, terutama setelah hat-trick yang ia ciptakan ke gawang RB Leipzig tengah pekan kemarin.
Melempemnya Rashford juga terjadi karena minimnya suplai bola dari lini tengah, karena Bruno Fernandes dan Paul Pogba tak banyak menujukkan aksinya.
Solskjaer tentu bakal dibuat pusing jika Rashford, Fernandes, dan Pogba terus-menerus tampil di bawah performa seperti pada pertandingan ini.
Inkonsistensi jadi Penyakit MU

Musim ini Manchester United sepertinya akrab dengan penyakit yang bernama inkonsistensi. Tim asuhan Solskjaer menujukkan grafik naik turun sejak awal musim.
Setelah sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan selepas jeda internasional, kini United kembali mencatatkan kekalahan.
Solskjaer sudah pasti harus segera menemukan obat penawar dari penyakit ini jika tak mau penderitaan mereka terus-menerus terjadi.
Aubameyang Akhiri Periode Negatif

Satu catatan positif lainnya bagi Arsenal adalah kesuksesan Aubameyang mengakhiri periode negatifnya di pentas Premier League.
Sebelum laga ini, Aubameyang tercatat hanya melepas delapan tembakan, dengan mencetak satu gol dalam laga pekan pembuka versus Fulham.
Berkat gol ini, Aubameyang menjadi pemain The Gunners pertama yang mencetak gol lewat titik penalti di Old Trafford sepanjang sejarah Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernardo Silva Belum Memilih Klub Baru, Barcelona Harus Menunggu
Liga Inggris 8 Juni 2026, 03:29
LATEST UPDATE
-
Hasil Yunani vs Italia: Main Dengan 10 Pemain, Azzuri Tetap Menang
Piala Dunia 8 Juni 2026, 05:23
-
Bernardo Silva Belum Memilih Klub Baru, Barcelona Harus Menunggu
Liga Inggris 8 Juni 2026, 03:29
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










